BENGKULU –
**Borneonews - Mukomuko**, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mengungkapkan bahwa terdapat lima formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang tidak terisi oleh pelamar dari total 150 formasi yang tersedia. Niko Hafri, seorang pejabat dari BKPSDM Mukomuko, menjelaskan bahwa dari kelima formasi yang kosong tersebut, tiga di antaranya adalah untuk posisi dokter spesialis. Sementara itu, dua formasi lainnya mencakup posisi untuk penyandang disabilitas dan posisi umum yang merupakan pengendali dampak lingkungan. Pejabat ini menyayangkan kenyataan bahwa hingga akhir periode pendaftaran CPNS tahun ini, masih terdapat formasi yang kosong. Menurutnya, keberadaan formasi ini sangat penting untuk memenuhi kebutuhan tenaga medis, khususnya dokter spesialis di wilayah Mukomuko. Niko juga menjelaskan bahwa untuk formasi kosong khusus penyandang disabilitas di bidang gudang farmasi, posisi tersebut dapat diisi oleh pelamar dari kategori umum. Dalam hal jumlah pelamar, tercatat bahwa total pelamar CPNS di daerah tersebut mencapai 3.584 orang. Dari jumlah tersebut, 3.403 pelamar telah melakukan pengiriman dokumen, sementara 2.600 di antaranya memenuhi syarat dan 803 pelamar dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS). Menurut Niko, penyebab banyaknya pelamar yang TMS kemungkinan besar disebabkan oleh kurangnya pemahaman terhadap petunjuk persyaratan pendaftaran. Dia menekankan bahwa sejumlah pelamar tidak mengikuti instruksi yang diberikan, seperti dalam pengumpulan dokumen. Sebagai contoh, pihaknya meminta agar dokumen persyaratan diunggah dalam format ketikan, tetapi banyak pelamar yang mengumpulkannya dalam format tulisan tangan. Dia juga mencatat bahwa ada pelamar yang tidak memahami akreditasi yang dapat ditemukan di situs web PDDikti, sehingga sebagian besar yang diunggah merupakan biodata pribadi, bukan akreditasi yang diminta. Niko menambahkan, setelah proses seleksi administrasi selesai, akan ada pengumuman hasil seleksi tersebut. Selama tahap masa sanggah yang berlangsung sekitar tiga hari, ada kemungkinan bahwa jumlah pelamar CPNS yang dinyatakan TMS, yakni 803 orang, dapat berkurang seiring dengan pemahaman yang lebih baik dari para pelamar. ANTARA