JAKARTA –
**Borneonews - Yerusalem**, Utusan khusus dari Amerika Serikat, Amos Hochstein, telah tiba di Israel pada hari Senin sebagai bagian dari usaha untuk mencegah terjadinya konflik berskala besar antara Israel dan kelompok Hizbullah dari Lebanon. Hochstein direncanakan akan melakukan pertemuan dengan sejumlah pejabat tinggi Israel, termasuk Presiden Isaac Herzog, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, serta Menteri Pertahanan Yoav Gallant. Informasi ini dilaporkan oleh surat kabar Israel, *Yedioth Ahronoth*. Tujuan utama dari kunjungan Hochstein adalah untuk membahas dan mencari solusi politik yang dapat menghindarkan kedua belah pihak dari kemungkinan pecahnya perang besar melawan Hizbullah. Dalam laporan tersebut, hal ini menjadi fokus utama diskusi antara utusan AS dan pihak Israel. Ketegangan di sepanjang perbatasan antara Israel dan Lebanon telah meningkat, terutama menyusul insiden baku tembak yang terjadi antara Hizbullah dan pasukan Israel. Di sisi lain, Israel juga terus melakukan serangan ke wilayah Gaza, yang telah mengakibatkan lebih dari 41.200 korban jiwa sejak bulan Oktober tahun lalu, setelah terjadinya serangan lintas batas yang dilakukan oleh kelompok perjuangan Palestina, Hamas. Kedatangan Amos Hochstein diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meredakan situasi yang semakin tegang di kawasan tersebut dan menciptakan dialog yang lebih konstruktif antara pihak-pihak yang terlibat. ANTARA