JAKARTA –
**Borneonews - Deli Serdang**, Pelari Wahyudi Putra dari tim atletik DKI Jakarta berhasil meraih medali emas di dua nomor lomba dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatera Utara 2024. Ia memenangkan medali emas di nomor 1.500 meter dan 800 meter putra, menambah koleksi emas bagi daerahnya. Dalam final nomor 800 meter yang berlangsung di Stadion Madya Atletik Sumut Sport Center, Kabupaten Deli Serdang, pada hari Senin, atlet berusia 26 tahun tersebut mencatatkan waktu 1 menit 53,25 detik. Keberhasilannya ini jelas membanggakan, mengingat ia mampu mengalahkan rekan setimnya, Bilal Bilano, yang mencatatkan waktu 1 menit 54,48 detik dan meraih posisi kedua. Di posisi ketiga, peraih medali perunggu adalah Ekhwan Nudin dari Jawa Timur dengan waktu 1 menit 54,66 detik. Selama perlombaan, Wahyudi tidak langsung memimpin pada awal lomba. Ia membiarkan pelari dari Aceh, Syibral, mendominasi putaran pertama. Namun, memasuki dua tikungan pada lap kedua, ia mulai meningkatkan kecepatan dan berhasil menyalip Syibral serta Bilal untuk meraih posisi terdepan. Dengan sorakan penonton yang memberikan dukungan penuh, Wahyudi menunjukkan performa yang mengesankan di lintasan lurus dan berhasil merebut kemenangan. Ia kini mengoleksi dua medali emas dari nomor 1.500 meter dan 800 meter putra, meskipun sempat hiatus dari dunia atletik selama 2,5 tahun untuk fokus pada kariernya di TNI Angkatan Laut (AL). Meskipun telah meraih prestasi, Wahyudi belum berhasil memecahkan rekor 800 meter yang ditetapkan pada PON Riau 2012 oleh Ridwan dari Nusa Tenggara Barat. Rekor tersebut mencatatkan waktu 1 menit 49,93 detik, yang dipegang oleh Alexander Resmol dari Jawa Timur selama 29 tahun. Final nomor 800 putra kali ini diikuti oleh delapan peserta dari tujuh provinsi, yakni DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Maluku Utara, Maluku, Aceh, dan Sumatera Utara, menunjukkan persaingan yang ketat di arena olahraga ini. ANTARA