BORNEONEWS, Pangkalan Banteng - Mayat wanita berjilbab yang ditemukan warga di sekitar perkebunan kelapa sawit di Desa Mulya Jadi, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat pada Minggu (31/7/2016) sekitar pukul 14.30 WIB terkuak. Mayat wanita itu bernama Alfiatun, warga RT 3 Desa Mulya Jadi. Korban adalah istri seorang pedagang bubur kacang ijo bernama Romli.
Menurut penuturan warga sekitar, saat mayat ditemukan, suami korban tengah bejualan bubur dengan menggunakan sepeda motor. Di lokasi kejadian juga ditemukan telepon genggam milik korban.
"Tadi ditemukan handphone, saat dilacak oleh polisi, yang angkat anak pertamanya Pak Romli," ungkap warga Desa Mulya Jadi.
Suami korban kemudian ditelpon dan disuruh bergegas pulang oleh polisi dengan alasan ada pihak keluarganya yang kecelakaan.
"Ditelpon, katanya cepat pulang anak pertamanya kecelakaan. Mungkin alasan itu karena khawatir kalau disebutkan istrinya meninggal karena dibunuh," tuturnya.
Sementara itu, Polsek Pangkalan Banteng belum menyimpulkan penyebab kematian korban dan identitasnya.
"Kita masih menyelidiki dan melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan bukti dari TKP," jelas Kapolsek Pangkalan Banteng Ipda Imam Sahrofi. (CECEP HERDI/m))








