**Borneonews - Bogor**, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) berinisiatif mengajak masyarakat untuk bersama-sama melindungi lapisan ozon. Dalam rangka memperingati Hari Ozon Sedunia, KLHK melaksanakan kegiatan sosialisasi di mal Botani Square, Kota Bogor, Jawa Barat, pada hari Senin. Acara ini dibuat untuk merayakan pencapaian Protokol Montreal dalam menanggulangi ancaman terhadap penipisan lapisan ozon di stratosfer.
Hari Ozon Sedunia, yang diperingati setiap tahun pada tanggal 16 September, tahun ini mengusung tema Advancing Climate Action, yang diterjemahkan menjadi Tingkatkan Aksi Iklim, Ozon Aman. Tema ini menekankan pentingnya upaya global dalam mengatasi masalah lingkungan yang ada saat ini.
Dalam sambutannya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, menggarisbawahi bahwa setiap individu memiliki peran penting dalam menjaga lapisan ozon serta berkontribusi terhadap penanganan isu perubahan iklim. Salah satu cara yang disampaikan adalah dengan mengatur suhu *air conditioning* (AC) pada 24 derajat Celsius demi penghematan energi.
Setiap orang dapat berpartisipasi dengan menggunakan produk yang ramah lingkungan, melakukan pemeliharaan AC secara teratur, menggunakan teknisi yang bersertifikat BNSP, serta menyetel suhu AC di 24 derajat Celsius untuk efisiensi energi, ujarnya.
Di samping itu, Siti Nurbaya juga mengingatkan masyarakat untuk melindungi diri dari efek negatif sinar ultraviolet (UV) dengan cara yang sederhana namun efektif. Penggunaan tabir surya, kacamata pelindung UV, topi, dan pakaian lengan panjang saat beraktivitas di luar ruangan sangat disarankan.
Laksmi Dhewanthi, sebagai Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim di KLHK, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan untuk merayakan Hari Ozon Sedunia mencakup berbagai kegiatan seperti temu karya teknisi AC, kampanye kesadaran, *edugames* bagi pelajar SMA, serta peluncuran Gerakan Nasional 16 to 24. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman publik mengenai betapa pentingnya menggunakan bahan yang ramah ozon.
Kegiatan tersebut juga diarahkan untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda dan kalangan ibu-ibu, yang berperan signifikan dalam keputusan pembelian peralatan rumah tangga. Saat ini, KLHK berkomitmen melakukan pengurangan penggunaan bahan yang berbahaya terhadap lapisan ozon dengan cara memilih produk yang lebih ramah lingkungan.
Diharapkan, inisiatif dan kegiatan yang dilaksanakan di berbagai daerah seperti Palembang, Palangka Raya, Makassar, Bali, Maluku, dan Sorong akan meningkatkan literasi masyarakat terkait perlindungan lapisan ozon dan aksi terhadap perubahan iklim.
ANTARA
KLHK Ajak Masyarakat Lindungi Lapisan Ozon dan Aksi Iklim
Bagikan:

BOGOR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bupati Kobar Bermalam di TNTP, Tinjau Pemadaman Karhutla dan Kebutuhan Relawan
Adyos/Yayang Sabet Perunggu para Tenis Meja Ganda Putra Kelas MD8
PLN Berencana Sewa PLTD 20 MW Selama Lima Tahun di Kapuas
Polres Bartim Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan Lewat Green Policing di Pasar
Fredy Setiawan Raih Perak Para Bulu Tangkis, Akui Kurang Puas
Kholidin/Noviera Melaju ke Final para Panahan Asian Para Games 2026
Komentar (0)
Memuat komentar…







