**Borneonews - Banda Aceh**, Keyca Okta Fira berhasil meraih medali emas pertama bagi Kepulauan Riau dalam cabang olahraga layar, khususnya pada kelas *optimist* putri. Pencapaian ini diraih pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatera Utara 2024 yang berlangsung di Pantai Kampung Jawa, Banda Aceh pada hari Senin.
Pada hari ketiga pertandingan, perlombaan terpaksa dibatalkan. Hal ini membuat hasil dari balapan sebelumnya pada hari Minggu (15/9) dijadikan acuan untuk penentuan medali. Dengan demikian, atlet berusia 13 tahun tersebut mengunci emas bagi Kepulauan Riau.
Keyca menunjukkan performa yang mengesankan dengan berhasil finis di posisi pertama pada tiga dari enam balapan yang telah dilangsungkan sejak hari Sabtu (14/9) hingga Minggu (15/9). Pada dua balapan pertama yang diadakan pada hari Sabtu, dia berhasil meraih posisi teratas. Sementara pada balapan ketiga dan keempat, Keyca hanya mampu menempati urutan kedua.
Meskipun dalam balapan kelima dia terpaksa puas dengan posisi ketiga, Keyca kembali menunjukkan kualitasnya dengan menyelesaikan balapan keenam di posisi pertama. Ini membawanya mengumpulkan total skor bersih tujuh poin, yang memastikan medali emas menjadi miliknya.
Sementara itu, atlet dari Jawa Barat, Mitha Raya, harus puas dengan medali perak setelah berhasil mengantongi skor bersih 12 poin pada enam balapan yang diikuti. Di sisi lain, atlet Sulawesi Selatan, Syafah Syaflina, meraih medali perunggu dengan posisi ketiga dan juga mengumpulkan nilai bersih 12 poin, sama dengan Mitha.
Perlu dicatat bahwa para atlet dari kelas layar putri dan kelas *international 470* campuran seharusnya melangsungkan pertandingan hari ketiga. Namun, mereka terpaksa kembali ke Pantai Gampong Jawa akibat kondisi cuaca laut yang tidak mendukung pada hari Senin.
Di lokasi kejadian, panitia perlombaan memanggil para atlet yang telah berada di titik awal untuk kembali menuju pantai sekitar pukul 12.25 WIB. Dengan cepat, para atlet menghimpun layarnya untuk kembali ke pantai hingga pukul 12.45 WIB.
Menurut Humphrey Sinyal, petugas teknis dari cabang olahraga layar, radar yang terpasang pada sebuah kapal karang di lokasi menunjukkan potensi hujan dan angin kencang di area perlombaan. "Radar kami menunjukkan bahwa ada hujan, dan angin semakin kuat. Kami khawatir akan risiko yang dihadapi para atlet saat berlayar," jelas Humphrey sambil menunjuk ke arah laut, tempat di mana perlombaan dari berbagai kelas rencananya akan dilaksanakan pada hari itu.
ANTARA
Keyca Okta Fira Raih Emas Pertama untuk Kepulauan Riau di PON 2024
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Komentar (0)
Memuat komentar…







