JAKARTA –
**Borneonews - Deli Serdang**, Dua pelari dari tim atletik DKI Jakarta, Novia Nur Nirwani dan Aprilia Kartina, berhasil meraih medali emas dan perak pada nomor lari 800 meter putri dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang diadakan di Aceh dan Sumatera Utara pada tahun 2024. Pertandingan berlangsung di Stadion Madya Atletik Sumut Sport Center, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada hari Senin. Novia berhasil mencatatkan waktu 2 menit 10,83 detik, sedangkan Aprilia mengikuti di belakangnya dengan waktu 2 menit 13,19 detik, yang sekaligus mengantarkan Aprilia meraih medali perak. Di urutan ketiga, pelari dari Daerah Istimewa Yogyakarta, Mutiara Nurul, mencatatkan waktu 2 menit 14,35 detik. Kemenangan Novia ini juga menjadi pembuktian setelah sebelumnya ia menempati posisi kedua dalam lomba 1500 meter yang berlangsung pada hari Sabtu, tepatnya pada tanggal 14 September. Dalam pertandingan itu, ia kalah dari rekannya, Aprilia, yang berhasil finish lebih dulu. Novia, yang berusia 25 tahun, memulai balapan dari lintasan tujuh, sedangkan Aprilia memulai dari lintasan dua. Begitu tanda start berbunyi, Novia langsung melesat dan berhasil meninggalkan para lawannya. Dia mengambil alih jalannya lomba sejak lap pertama dan menunjukkan performa yang mendominasi. Namun, menjelang akhir perlombaan, saat memasuki lintasan lurus setelah tikungan terakhir, Aprilia yang semula berada di posisi empat, perlahan-lahan mulai menyusul lawan-lawan di depannya dan berhasil mengamankan posisi kedua. Meskipun meraih medali emas, Novia belum berhasil memecahkan rekor PON dan rekor nasional yang dipegang oleh Esther Sumah dari Jawa Timur. Rekor yang dibuat oleh Esther pada PON XV di Jawa Timur tahun 2000 adalah 2 menit 7,02 detik, sedangkan rekor nasional teranyar tercatat pada 16 Juni 2023 dengan waktu 2 menit 6,11 detik. Nomor final 800 meter putri diikuti oleh delapan atlet dari enam provinsi, termasuk DKI Jakarta yang menurunkan dua pelari, serta provinsi lainnya seperti Nusa Tenggara Timur, DI Yogyakarta, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, dan Bali. ANTARA