JAKARTA –
**Borneonews - Medan**, Pebiliar asal Sumatera Utara, Marlando Sihombing, berhasil meraih medali emas kelima bagi provinsinya. Prestasi ini diperoleh setelah ia memenangkan pertandingan final pada nomor *english billiard 100 frame single* dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut 2024 yang berlangsung di Pardede Hall pada hari Senin. Dalam pertandingan puncak tersebut, Marlando menunjukkan dominasi yang luar biasa dengan mengalahkan wakil dari Jakarta, Tedy Setiadi, dengan skor telak 3-0. Keberhasilan Marlando dalam setiap set membuat lawannya tidak memiliki kesempatan untuk menyamakan kedudukan, sehingga membawa pulang kemenangan dengan hasil yang sangat meyakinkan. Melalui kemenangan ini, Marlando menambah koleksi medali emas untuk Sumatera Utara, yang kini telah mencapai lima medali. Ini semakin mengukuhkan posisi tuan rumah dalam perebutan juara umum di cabang olahraga biliar. Medali emas yang diraihnya juga merupakan yang ketiga bagi Marlando. Sebelumnya, ia telah berhasil mengumpulkan dua medali emas bersama rekannya Jaka Kurniawan Ginting pada nomor *english billiard frame double* dan *english billiard 250 point double*. Dua medali emas lainnya untuk Sumatera Utara diraih oleh pasangan Jefry Zen dan Punguan Hasiholan di nomor *10 ball double* putra, serta Hotmaruli Simarmata yang menyumbangkan medali dari nomor *carom libre*. Pelatih tim biliar Sumatera Utara, Resa Mahmudsyah Rangkuti, memberikan apresiasi terhadap perjuangan para atletnya dalam merebut medali emas untuk tuan rumah. Ia menyatakan, "Hasil yang luar biasa ini melebihi target minimal kami yang telah ditetapkan sebelumnya, yaitu tiga medali emas." Resa juga menambahkan bahwa timnya masih memiliki peluang untuk mendapatkan tambahan medali emas, mengingat terdapat sekitar enam nomor yang masih akan diikuti oleh para atlet di ajang ini. PON Aceh-Sumut 2024 berlangsung dari tanggal 9 hingga 19 September, dengan cabang biliar mempertandingkan lima nomor utama, yaitu *pool* putra, *pool* putri, *carom*, *english billiard*, dan *snooker*. Turnamen ini diikuti oleh total 127 atlet putra dan 14 atlet putri yang berasal dari 32 provinsi di Indonesia, termasuk Bali, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan berbagai provinsi lain seperti Jawa Barat, DKI Jakarta, serta Sumatera Barat. Selain itu, atlet juga berasal dari Aceh, berbagai provinsi di Kalimantan dan Papua, serta wilayah lainnya di Indonesia. ANTARA