BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Penjabat (Pj) Bupati Seruyan, Djainuddin Noor, didampingi Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Seruyan, Halidah, mengikuti kegiatan Knowledge Sharing terkait pengembangan budi daya rumput laut dan kepiting di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.
Kepala Dinas Perikanan Seruyan, Halidah, menjelaskan bahwa kegiatan ini berkaitan dengan implementasi Kebijakan Ekonomi Biru yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.
"Program ini bertujuan untuk mengembangkan perikanan budidaya, terutama komoditas unggulan seperti rumput laut dan kepiting,” kata Halidah, Senin, 16 September 2024.
Djainuddin Noor menegaskan pentingnya dukungan dari berbagai pemangku kepentingan dalam pengembangan perikanan yang berkelanjutan di Kabupaten Seruyan.
“Dukungan multistakeholders sangat diperlukan untuk pengembangan perikanan yang lestari dan berkelanjutan di Kabupaten Seruyan,” jelasnya.
--page
Ia berharap, melalui kegiatan Knowledge Sharing ini, Kabupaten Seruyan dapat mengambil manfaat berupa pengetahuan dan pengalaman untuk diterapkan dalam pengembangan budidaya rumput laut dan kepiting di daerahnya.
Djainuddin Noor juga menyoroti potensi besar Kabupaten Seruyan, yang memiliki garis pantai sepanjang lebih kurang 130 km serta kawasan tambak yang sangat cocok untuk budidaya kedua komoditas tersebut.
Sidoarjo sendiri telah sukses mengembangkan budidaya rumput laut dan kepiting, serta mengekspor hasil produksinya ke pasar global. Hal itu diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi Kabupaten Seruyan untuk mengoptimalkan potensi perikanan di wilayahnya.
"Kabupaten Seruyan memiliki potensi besar untuk pengembangan budidaya rumput laut dan kepiting, terutama di wilayah pesisir yang mendukung kegiatan tambak budidaya," tandasnya. (FAHRUL/Y)









