BENGKULU –
**Borneonews - Bengkulu**, Rasulullah Muhammad SAW memberikan contoh yang signifikan terkait toleransi dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara, pernyataan ini disampaikan oleh pejabat dari Pemerintah Provinsi Bengkulu. Dalam paparannya, Asisten I Pemprov Bengkulu yang bertanggung jawab dalam Bidang Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat, Khairil Anwar, menegaskan pentingnya meneladani akhlak Nabi Muhammad, terutama dalam menghayati konsep *Bhinneka Tunggal Ika*. Hal ini diungkapkan saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriah, di mana Khairil menyatakan bahwa semua elemen masyarakat perlu memperkuat sifat tasamuh atau toleransi. Toleransi, menurut Khairil, adalah kunci utama dalam menghargai perbedaan serta menjaga keharmonisan di tengah masyarakat yang beragam. Ia menambahkan bahwa sikap toleran sangat penting dalam usaha memperkuat persatuan dan kesatuan, terutama di wilayah Bengkulu, untuk menghindari potensi perpecahan. Lebih lanjut, Khairil mengingatkan setiap individu untuk menghargai perbedaan dalam suku, agama, ras, budaya, dan golongan. Dengan menumbuhkan sikap saling menghargai, masyarakat akan lebih kuat dan terhindar dari upaya-upaya pihak-pihak yang berusaha memecah belah persatuan. “Keanekaragaman yang ada di masyarakat adalah aset berharga dan sebuah keindahan. Perbedaan adalah rahmat serta kekuatan yang seharusnya diwujudkan dalam bentuk rasa saling menghormati,” paparnya. Sementara itu, Hamdani, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, menyoroti pentingnya pemahaman dan penghayatan terhadap ajaran-ajaran luhur Rasulullah, khususnya dalam hal toleransi. Ia menekankan bahwa ajaran ini amat relevan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta perlu dijadikan teladan dalam kegiatan sehari-hari. Hamdani juga mengajak semua lapisan masyarakat Bengkulu untuk berkomitmen dalam menjaga hubungan yang baik, baik dengan Tuhan Yang Maha Esa maupun antar sesama manusia. Hal ini dinilai penting sebagai salah satu kontribusi dalam merawat keragaman bangsa. "Dengan komitmen menjaga hubungan baik ini, kita tidak hanya merawat kerukunan tetapi juga melestarikan keragaman yang merupakan kekayaan bangsa," ungkapnya. ANTARA