JAKARTA –
**Borneonews - Medan**, Pebiliar asal Kalimantan Selatan, Gebby Adi Wibaya Putra, berhasil mempertahankan gelar juara snooker kategori *single* putra dengan meraih medali emas di ajang PON Aceh-Sumut 2024. Pertandingan final yang digelar di Pardede Hall, Medan, pada hari Senin, mempertemukan Gebby dengan atlet dari Bali, I Kadek Sugiarta. Dalam laga final tersebut, Gebby berhasil mengatasi Sugiarta dengan skor 3-1. Kemenangan ini sekaligus menegaskan keberhasilan Gebby yang sebelumnya juga meraih medali emas pada PON Papua 2020 dalam kategori yang sama. Gebby membuka pertandingan dengan baik dan memenangkan set pertama dengan skor 1-0. Namun, Sugiarta tidak tinggal diam dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Setelah beberapa saat mengalami tekanan, Gebby dapat meraih kembali kendali pertandingan dalam dua set berikutnya. Ia menampilkan permainan yang solid dan mampu menutup pertandingan dengan kemenangan 3-1. Gebby menyatakan bahwa Sugiarta merupakan lawan yang sangat tangguh, mengingat prestasinya yang sebelumnya telah mengantongi dua medali emas di kompetisi lain. Di tengah kekuatan lawan, Gebby mengatur strateginya dengan bermain lebih sabar dan menghindari permainan terbuka. Ia mengatakan, "Saya berusaha main sabar, main *safety* saja, tidak mau membuka bola karena dia (Sugiarta) sangat mahir." Meski pada awalnya terbebani oleh ekspektasi untuk meraih emas, Gebby mampu menjadikan tekanan tersebut sebagai motivasi untuk mencapai targetnya. Dengan perolehan medali emas ini, Kalimantan Selatan kini telah berhasil mengumpulkan total tiga medali emas dalam cabang biliar. Dua medali emas lainnya diraih oleh pasangan Noor Hidayattullah dan Jendy Apriadana di nomor 8 ball *double* putra dan 9 ball *double* putra. Selama periode 9-19 September, cabang olahraga biliar mempertandingkan lima nomor utama, yaitu pool putra, pool putri, carom, *english billiard*, dan snooker. Kompetisi ini diikuti oleh 127 atlet putra dan 14 atlet putri dari 32 provinsi di Indonesia, termasuk Kalimantan Selatan dan Bali. ANTARA