JAKARTA –
**Borneonews - Medan**, Provinsi Sumatera Utara berhasil meraih medali emas pada cabang olahraga karate untuk kategori *kumite* -84 kg putra dalam perhelatan PON XXI Aceh-Sumatera Utara. Keberhasilan ini dicapai oleh atlet M. Arif Fadhillah di Universitas Negeri Medan pada hari Senin. Di babak final, Arif berhasil mengatasi lawannya, Mohammad Fadillah dari DKI Jakarta, melalui penentuan *Senshu*, setelah kedua atlet mengumpulkan lima poin. Istilah *Senshu* merujuk pada atlet yang mencetak poin pertama dalam pertandingan *kumite*, yang dapat menjadi penentu saat skor akhir imbang. Sebelum melangkah ke final, Arif terlebih dahulu menghadapi Sandi Firmansyah dari Jawa Barat, yang diakui sebagai salah satu penantang terkuat. Meskipun Arif sempat tertinggal tiga poin dalam pertandingan tersebut, ia berhasil membalikkan keadaan dengan menjatuhkan lawannya dan memperoleh tiga poin tambahan. Sejak saat itu, ia menguasai jalannya pertandingan, terus menambah poin hingga berhasil mencapai final. Menarik untuk dicatat, sebelumnya Arif sering kali kesulitan ketika berhadapan dengan Sandi di berbagai kejuaraan. Namun, kali ini ia berhasil mengatasi hambatan tersebut dengan penuh percaya diri dan semangat. Final melawan Fadillah berlangsung ketat, di mana kedua atlet tampil menekan satu sama lain. Pada akhirnya, meskipun pertandingan berakhir dengan skor imbang 5-5, keberuntungan berpihak pada Arif yang mendapat keuntungan melalui *Senshu*. Setelah pertandingan, situasi sempat memanas antara ofisial dari DKI Jakarta dan Sumatera Utara. Namun, petugas di arena dengan cepat bertindak untuk meredakan ketegangan tersebut. Arif mengungkapkan bahwa dukungan dari orang tua dan para suporter yang hadir di aula Universitas Negeri Medan sangat memotivasi dirinya. "Alhamdulillah saya bisa bermain lepas tanpa tekanan. Dalam hati saya bertekad untuk tidak mempermalukan diri sebagai tuan rumah," ujarnya. Medali emas yang diraihnya dipersembahkan untuk masyarakat Sumatera Utara yang telah memberinya semangat dan dukungan selama pertandingan. "Saya juga mengucapkan terima kasih kepada orang tua saya yang selalu mendorong dan mendukung saya untuk terus maju tanpa menyerah," tambahnya dengan penuh rasa syukur. ANTARA