SEMARANG –
**Borneonews - Banda Aceh**, Atlet panjat tebing, Raviandi Ramadhani, berhasil menyumbangkan medali emas kedua untuk Kontingen Papua dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang berlangsung di Aceh dan Sumatra Utara pada tahun 2024. Dalam kompetisi yang digelar di Arena Panjat Tebing, Kompleks Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, pada hari Senin, Raviandi berhasil meraih medali emas pada nomor *boulder* perorangan. Ia mencatatkan skor yang mengesankan dengan mencetak empat *top* dan empat *zone*, melalui lima percobaan di setiap kategori tersebut. Saudara kembarnya, Ravianto Ramadhani, meraih medali perak dengan torehan dua *top* dan empat *zone*, melalui tiga kali percobaan untuk *top* dan 10 kali untuk *zone*. Medali perunggu berhasil diraih oleh atlet dari Jawa Barat, Bim Sigrid, yang mencatatkan satu *top* dan empat *zone*, setelah satu kali percobaan di *top* dan sembilan kali di *zone*. Raviandi menyatakan rasa bangganya setelah mendapatkan medali emas ini. "Ini adalah emas kedua untuk Papua, dan ini adalah emas pertama bagi saya," ungkapnya setelah upacara penghormatan untuk para pemenang. Ia merasa terhormat dapat berada satu podium dengan kakaknya meskipun kali ini ia sendiri yang berhasil meraih emas. Di nomor *combined* (*boulder* dan *lead*) perorangan putra, mereka juga telah naik podium. Pada kesempatan tersebut, Ravianto berhasil membawa pulang medali emas, sedangkan Raviandi memperoleh perunggu. "Kami sangat bangga bisa membela Papua dan menambah perolehan emas untuk kontingen kami," imbuhnya. Sementara itu, Ravianto yang mendapat medali perak mengungkapkan bahwa semua lawan di nomor *boulder* perorangan tergolong kuat. "Jika dilihat dari kualitas atlet, semua memiliki kemampuan yang baik, tetapi sepertinya keberuntungan sedang berpihak kepada kami berdua di sini," katanya. Pada PON XXI Aceh-Sumatra Utara, cabang olahraga panjat tebing mempertandingkan sebanyak 16 nomor, di mana 11 di antaranya telah mencapai babak final. Nomor-nomor yang dipertandingkan antara lain *combined* (*boulder* dan *lead*) untuk putra dan putri, *speed relay* untuk putra dan putri, *combined* mix, serta *speed* dengan rekor dunia perorangan untuk putra dan putri. Selain itu, *boulder* perorangan dan *lead* perorangan untuk putra dan putri juga merupakan bagian dari pertandingan. Sebanyak 26 provinsi turut serta dalam kompetisi panjat tebing ini dengan total 188 atlet, terdiri dari 103 atlet putra dan 85 atlet putri. Kegiatan ini menampilkan semangat persaingan yang tinggi serta dedikasi dari setiap peserta dalam meningkatkan kemampuan dan prestasi mereka. ANTARA