TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Ulang tahun ke-55 Desa Simpang Bingkuang di Kabupaten Barito Timur yang jatuh pada Oktober 2024 sudah di depan mata. Karenanya, Pemdes Simpang Bingkuang dan Karang Taruna dengan penuh antusias sedang mempersiapkan serangkaian acara untuk perayaan.

Kepala Desa Simpang Bingkuang Seno Hartano menyebutkan, turnamen bola voli terbuka dengan hadiah total Rp20 juta menjadi salah satu daya tarik utama perayaan tahun ini.

“Kami sudah membuka pendaftaran untuk turnamen bola voli dari tanggal 10 sampai 30 September. Pertandingannya akan digelar pada 10 sampai 18 Oktober,” ujar Seno saat diwawancarai, Senin, 16 September 2024.

Turnamen ini bukan hanya menjadi ajang adu kebolehan bagi para pemain voli dari berbagai kecamatan dan desa di Barito Timur, tapi juga menjadi momen untuk menjalin silaturahmi antar warga dan peserta dari luar desa.

Selain turnamen bola voli tersebut, Seno yang juga menjabat sebagai Ketua Karang Taruna Kecamatan Paku, menyampaikan bahwa kepanitiaan yang diserahkan kepada Karang Taruna telah menyiapkan berbagai perlombaan yang lebih khusus untuk warga desa. 

Ada tiga kategori lomba yang siap menyambut partisipasi warga desa, mulai dari anak-anak hingga lansia. Lomba-lomba ini tidak hanya memperebutkan hadiah, tapi juga merayakan kebersamaan yang telah terjalin selama puluhan tahun.

“Untuk warga setempat, kami ada voli terpal campuran, menembak, domino, mangatek, balogo, sepeda motor lambat, lari karung, hingga lomba minum susu pakai dot,” jelasnya. 

Tak berhenti di situ, perlombaan yang lebih meriah juga disiapkan untuk anak-anak. 

“Anak-anak TK dan SD akan ikut lomba lari karung, makan kerupuk, balap kelereng dalam sendok, dan menyusun air minum dalam kemasan gelas.” katanya

Di balik deretan lomba-lomba yang terdengar penuh keceriaan ini, ada satu yang menarik perhatian. Warga lanjut usia pun tak ketinggalan untuk ikut meramaikan perayaan dengan lomba makan kerupuk, balap kelereng dalam sendok, dan memasukkan benang ke lubang jarum—lomba-lomba yang tampaknya sederhana, namun selalu mampu menghadirkan gelak tawa dan suasana hangat di setiap momen perayaan desa.

Seno Hartano dan para panitia tampaknya ingin memastikan bahwa perayaan ulang tahun ke-55 Desa Simpang Bingkuang ini bukan hanya seremonial tahunan belaka, tapi sebuah momen kebersamaan yang membekas di hati setiap warganya. 

Dalam rangkaian lomba dan kegiatan ini, mereka merayakan kekuatan gotong royong yang sudah menjadi ciri khas desa, mempererat hubungan antar generasi, dan merayakan masa lalu yang penuh sejarah dengan optimisme menyongsong masa depan.

“Kami berharap dengan rangkaian perayaan ini, warga desa bisa merasakan kebersamaan dan saling mendukung satu sama lain,” tandas Seno. (BOLE MALO/H)