**Borneonews - Washington**, Mantan presiden Amerika Serikat sekaligus calon presiden dari Partai Republik, Donald Trump, menyatakan bahwa pernyataan yang dilontarkan oleh Presiden Joe Biden dan Wakil Presiden Kamala Harris berkontribusi pada dua upaya percobaan pembunuhan terhadap dirinya. Menurut Trump, bahasa provokatif yang digunakan oleh lawan-lawan politiknya dalam Partai Demokrat telah menciptakan situasi yang berbahaya, termasuk kejadian yang terbaru yang melibatkan seorang individu bernama Ryan Routh pada tanggal 15 September.
Dalam pernyataan yang disampaikan pada wawancara dengan *Fox News* di hari berikutnya, Trump mengaitkan tindakan Routh dengan pengaruh retorika yang diucapkan oleh Biden dan Harris. Dia (Routh) terpengaruh oleh kata-kata Biden dan Harris sehingga dia mengambil tindakan tersebut, ungkap Trump. Ia melanjutkan, Retorika mereka tidak hanya menyakiti saya, tetapi juga menciptakan ancaman terhadap keselamatan saya, sedangkan saya adalah individu yang berupaya menyelamatkan negara, sementara mereka justru berperan dalam merusaknyabaik dari perspektif internal maupun eksternal."
Percobaan pembunuhan terbaru tersebut terjadi di Trump International Golf Club yang terletak di West Palm Beach, Florida, di saat mantan presiden itu sedang bermain golf. Pihak kepolisian melaporkan bahwa agen dari Dinas Rahasia AS melepaskan tembakan terhadap seorang pria bersenjata yang bersembunyi di semak-semak dekat lokasi bermain golf milik Trump. Pria tersebut, yang kemudian diidentifikasi sebagai Ryan Routh, berhasil melarikan diri dari lokasi kejadian tetapi akhirnya ditangkap oleh pihak berwenang.
Di lokasi tersebut, pihak berwenang menemukan senapan jenis *AK-47*, dua ransel, dan sebuah kamera *GoPro*. Berdasarkan bukti yang ada, insiden ini dianggap sebagai upaya percobaan pembunuhan. Merespons insiden tersebut, Biden menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa ia merasa bersyukur karena Trump tidak mengalami cedera dalam percobaan pembunuhan ini.
Dalam perkembangan lebih lanjut, jaksa penuntut resmi mendakwa Routh dengan dua pelanggaran yang berkaitan dengan penggunaan senjata api dalam sidang pengadilan awal yang berlangsung di Florida. Akibat dari penyelidikan yang masih berlangsung, kemungkinan akan ada dakwaan tambahan yang diajukan.
ANTARA
Donald Trump Klaim Retorika Biden dan Harris Sebabkan Ancaman Hidupnya
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Komentar (0)
Memuat komentar…







