JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Berbagai peristiwa politik terkini menarik perhatian publik pada Senin lalu, termasuk pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 yang diharapkan bebas dari intervensi aparatur dan pernyataan Presiden kelima Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, yang mendorong pengembangan hukum internasional untuk mengatur pemanfaatan *artificial intelligence* (AI). Berikut ini adalah ringkasan berita politik yang penting untuk disimak: 1. **Polisi Penajam Siapkan Personel Menjaga Keamanan IKN** Kepolisian Resor Penajam Paser Utara di Kalimantan Timur telah menginstruksikan Kepolisian Sektor Sepaku untuk menyiagakan personel keamanan. Langkah ini diambil seiring dengan dibukanya kunjungan umum ke Ibu Kota Nusantara, yang merupakan ibu kota baru Indonesia. Kepala Polres Penajam Paser Utara, AKBP Supriyanto, menekankan pentingnya pengamanan serta kelancaran lalu lintas di area tersebut dengan segera menyiapkan kekuatan di lapangan. 2. **Kementerian Sekretariat Negara Terima Surat dari Arsjad Rasjid** Kementerian Sekretariat Negara mencatat bahwa mereka telah menerima surat dari Arsjad Rasjid, selaku Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia, yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo. Deputi Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, mengonfirmasi bahwa surat tersebut diterima pada Minggu, 15 September 2024. 3. **Pengamat: Pertemuan Prabowo dan Megawati Positif untuk Bangsa** Hendri Satrio, seorang analis komunikasi politik, menyatakan bahwa pertemuan antara Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra, dan Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDI Perjuangan, akan memberikan dampak positif bagi Indonesia. Dia berpendapat bahwa pertemuan dua tokoh yang telah sukses dalam Pilpres dan Pileg ini berpotensi menghasilkan perbaikan yang signifikan untuk negara. 4. **Megawati Serukan Penyusunan Hukum Internasional untuk Penggunaan AI** Dalam sebuah kuliah umum yang berjudul "Tantangan Geopolitik dan Pancasila sebagai Jalan Tata Dunia Baru", Megawati menyerukan agar negara-negara di seluruh dunia segera menyusun hukum internasional yang mengatur penggunaan *artificial intelligence*. Megawati menekankan potensi risiko penggunaan AI yang bisa disalahgunakan oleh aktor nonnegara, yang dapat menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat global. 5. **Direktur IDR Menegaskan Pilkada Harus Bebas dari Intervensi** Fathorrahman Fadli, Direktur Eksekutif Indonesia Development Research (IDR), mengatakan bahwa Pilkada Serentak 2024 sebaiknya berjalan tanpa adanya intervensi dari birokrasi pemerintah maupun aparat. Ia menekankan pentingnya agar proses Pilkada dilakukan secara alami untuk menjaga kontestasi yang sehat dan memberikan kesempatan kepada rakyat dalam menentukan pilihan mereka sesuai dengan kehendak demokratis. ANTARA