PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Willy Midel Yoseph dan Habib Ismail bin Yahya, menerima banyak aspirasi dari masyarakat terkait kerusakan infrastruktur jalan di wilayah Katingan Hulu. 

Kondisi jalan yang buruk di daerah tersebut tidak hanya memengaruhi akses transportasi, tetapi juga memberikan dampak signifikan terhadap sektor ekonomi, pendidikan, dan akses listrik.

Masyarakat mengeluhkan bahwa biaya transportasi dari Katingan Hulu menuju Kota Palangka Raya bisa mencapai hampir Rp. 500.000 per perjalanan, yang sangat memberatkan terutama bagi warga yang harus melakukan aktivitas ekonomi atau mengakses layanan pendidikan di kota.

Selain itu, kerusakan jalan juga menyebabkan distribusi barang dan layanan menjadi terganggu, sehingga memperburuk ekonomi lokal. 

Dampak lain dari infrastruktur yang buruk ini adalah kurangnya akses terhadap cahaya listrik yang stabil, yang semakin memperparah kualitas hidup di wilayah tersebut.

Willy-Habib menanggapi aspirasi ini dengan serius dan berkomitmen untuk mencari solusi yang tepat, termasuk perbaikan jalan dan infrastruktur lainnya, guna memastikan masyarakat Katingan Hulu mendapatkan akses yang lebih baik dan lebih terjangkau terhadap layanan dasar. 

"Kami menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur sebagai fondasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan," kata Willy saat melaksanakan deklarasi di Kabupaten Katingan baru-baru ini.

Kerusakan infrastruktur jalan di wilayah Katingan Hulu merupakan salah satu masalah utama yang dihadapi masyarakat setempat. 

"Berdasarkan keluh kesah masyarakat yang kami terima jalan yang rusak parah membuat akses transportasi menjadi sulit dan mahal, terutama menuju kota-kota besar seperti Palangka Raya. Kondisi ini berdampak langsung pada berbagai sektor kehidupan, termasuk ekonomi, pendidikan, dan pelayanan dasar lainnya," tutur Willy.

Lanjutnya, kerusakan jalan membuat distribusi barang dan jasa terhambat, sehingga harga kebutuhan pokok meningkat. 

"Biaya transportasi yang tinggi, mencapai hampir Rp. 500.000 untuk perjalanan ke Palangka Raya, semakin membebani masyarakat, terutama bagi mereka yang tergantung pada perdagangan antar daerah untuk mencari nafkah," tambahnya.

Willy mengutarakan, masyarakat Katingan Hulu berharap adanya perhatian dan tindakan konkret dari pemerintah daerah atau calon pemimpin, seperti pasangan Willy-Habib, untuk segera memperbaiki kondisi infrastruktur ini. 

"Perbaikan jalan akan sangat membantu meningkatkan akses, menurunkan biaya transportasi, serta meningkatkan perekonomian dan kualitas hidup masyarakat setempat," tutupnya. (MARINI/H)