**Borneonews - Medan**, Provinsi DKI Jakarta memiliki peluang besar untuk mempertahankan medali emas di kategori ganda putri dalam cabang tenis meja pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang diselenggarakan di Aceh dan Sumatera Utara. Pertandingan digelar di GOR Angsapura, Medan, pada hari Selasa.
Dalam babak semifinal, seluruh atlet tenis meja putri dari DKI Jakarta berhasil mencapai zona podium. Mereka adalah Desi Ramadanti bersama Anastasya Fabian, serta Rina Sintya dan Mira Fitria yang tidak bertemu satu sama lain di semifinal.
Desi dan Anastasya akan berlaga melawan perwakilan dari Bali, Devi Yanti Nurrahman dan Ni Ketut Devinta Maharani, yang juga menjalani turnamen dengan baik hingga dapat menembus babak semifinal. Sementara itu, Rina dan Mira akan berhadapan dengan duet tuan rumah dari Sumatera Utara, Amanda Nurkhoir dan Nida Aulia Mughni.
Dengan hasil ini, ada peluang besar bagi kedua pasangan dari DKI Jakarta untuk saling bertemu di babak final, yang berpotensi mengamankan medali emas, mirip dengan pencapaian mereka pada PON XIX yang berlangsung di Jawa Barat pada tahun 2016.
Dalam kategori putra, provinsi Bali juga mengirimkan wakilnya ke babak semifinal melalui Komang Sugita, yang baru saja meraih medali emas di ganda campuran bersama I Putu Tedja Lajuardi dua hari sebelumnya.
Bali memiliki target untuk seluruh pasangan ganda mencapai zona podium dalam cabang tenis meja di PON XXI, dan telah berhasil mencapai tujuan tersebut. Komang dan Tedja bakal menghadapi pasangan asal Jawa Barat yang diwakili oleh Gibran Berliangga dan Rahmat Taufik.
Sementara itu, Jawa Timur, yang memiliki harapan besar untuk meraih medali emas setelah gagal di tiga pertandingan final sebelumnya di nomor beregu putra dan putri serta ganda campuran, berharap keberuntungan berpihak pada pasangan Fikcy Supit Santoso dan Affan Mauludana Pratama.
Pasangan Ficky dan Affan belum pernah mengalami kekalahan dalam tiga laga sebelumnya, dan mereka akan bertemu dengan wakil dari Kalimantan Timur, Abdul Hair dan Noor Fahri.
Dalam kompetisi tenis meja ini, DKI Jakarta telah berhasil mengamankan medali emas dari kategori beregu putri dan satu medali perunggu di beregu putra. Sementara itu, provinsi Lampung mencatatkan sejarah dengan meraih medali emas pertama untuk beregu putra, diikuti oleh Bali yang juga mencetak sejarah dengan medali emas pertamanya di kategori ganda campuran.
Jawa Timur berhasil meraih tiga medali perak dan satu perunggu, sedangkan Jawa Barat harus puas dengan tiga medali perunggu setelah selalu terhenti di semifinal. Satu medali perunggu lainnya diperoleh oleh Sulawesi Tengah di kategori beregu putri.
ANTARA
Peluang DKI Jakarta Pertahankan Emas Tenis Meja Ganda Putri di PON XXI
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Shin Tae-yong Tekankan Pembinaan Usia Dini untuk Majukan Sepak Bola
Madura United Bidik 3 Poin saat Hadapi Persebaya
Tentara Yaman Lumpuhkan Lebih dari 300 Petempur Houthi
Veda Pratama Hormati Keputusan Pembatalan Moto3 Australia
Kebakaran Terjadi di Masjid Al-Muhajirin Cempaga Kotim
Ganda Campuran China Li/Huang Juarai Indonesia Masters 2026
Komentar (0)
Memuat komentar…







