**Borneonews - Kendari**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) sedang dalam proses menunggu tanggapan dari masyarakat sebelum resmi menetapkan empat bakal pasangan calon (paslon) untuk kontestasi Gubernur dan Wakil Gubernur. Ketua KPU Sultra, Asril, menjelaskan bahwa masukan dan saran dari masyarakat akan dihimpun mulai tanggal 15 hingga 18 September.
Asril menambahkan bahwa masyarakat dapat menyampaikan tanggapan mereka baik secara langsung ke kantor KPU Sultra maupun melalui platform resmi KPU. Langkah ini merupakan bagian dari tahapan penting dalam proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, setelah KPU sebelumnya menerima berkas perbaikan dan persyaratan administrasi pencalonan dari masing-masing paslon.
Sejak tanggal 6 hingga 14 September, kami telah menerima berkas perbaikan dan syarat administrasi pencalonan dari semua paslon, dan saat ini dinyatakan lengkap, ungkap Asril. Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa berkas pencalonan tersebut belum sepenuhnya memenuhi syarat hingga periode penerimaan tanggapan dari masyarakat ditutup.
Empat paslon yang akan bersaing dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra adalah pasangan Andi Sumangerukka-Hugua yang diusung oleh partai Gerindra, PPP, PAN, dan Hanura. Selanjutnya, pasangan Tina Nur Alam-Ihsan diusung oleh partai Golkar, NasDem, PKS, Psi, dan Ummat. Pasangan Lukman Abunawas-La Ode Ida mendapatkan dukungan dari PDIP, Demokrat, Perindo, PKB, dan Partai Buruh. Terakhir, pasangan Ruksamin-LM Sjafei Kahar didukung oleh Partai Persatuan dan Gelora.
Proses ini menjadi sangat krusial untuk memastikan transparansi dan partisipasi publik dalam pemilihan kepala daerah, sehingga mendorong akuntabilitas para calon yang akan bertarung dalam pentas demokrasi mendatang.
ANTARA
KPU Sultra Tanggapi Masukan Masyarakat Sebelum Penetapan Paslon
Bagikan:

KENDARI –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
SMAN 3 Kasongan Terima Dua Interactive Panel Display dan Starlink
Kholidin/Noviera Raih Perak para Panahan Asian Para Games 2026
Petani Tradisional Dituding Sebabkan Karhutla, Akademisi Ilmu Pertanian Angkat Suara
Puluhan Sekolah di Palangka Raya Masih Dipimpin Plt, Pengisian Definitif Ikuti Aturan
Kapolres Gumas Tanam 50 Bibit Pucuk Merah di Lahan Bekas Karhutla
OJK Kalteng Manfaatkan Momentum BIK 2026, Dorong Masyarakat Bangun Ketahanan Finansial
Komentar (0)
Memuat komentar…







