BORNEONEWS, Kasongan - Kabupaten Katingan masih kekurangan tenaga kesehatan, terutama dokter gigi dan dokter spesialis penyakit dalam. Di wilayah itu hanya ada tiga dokter gigi. Dokter gigi akan ditempatkan di sejumlah pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas)
"Sampai saat ini kita masih banyak kekurangan tenaga kesehatan, terutama dokter gigi dan spesialis penyakit dalam," sebut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Katingan, dr Robertus Pamuriyanto saat menyampaikan sambutan pada sosialisasi akreditasi puskesmas di aula Dispenda, di Kasongan, Senin (1/8/2016).
Menurut Robertus, di Katingan hanya ada tiga orang dokter gigi. Jumlah dokter spesialis penyakit dalam juga sama saja. Padahal, tenaga dokter gigi ini sangat diperlukan terutama untuk ditempatkan di puskesmas-puskesman. Selama ini warga di daerahnya terutama di pelosok, kesulitan memeriksakan kesehatan giginya masing-masing.
Dari 16 puskesmas di Katingan, baru dua puskesmas yang sudah ada tenaga dokter giginya, sementara seorang dokter gigi lainnya bertugas di RSUD Mas Amsyar.
"Yang juga masih kekurangan ini adalah tenaga kesehatan bidan maupun perawat terutama yang ditempatkan di puskesmas-puskesmas," sebutnya.
Terkait permasalahan kekurangan tenaga kesehatan termasuk dokter gigi ini, Robertus saat itu menyampaikan unek-uneknya langsung kepada Bupati Katingan, Ahmad Yantenglie.
"Kita berharap untuk proses rekrutmen tenaga kesehatan ini mungkin nantinya bisa melalui Perbub THL (tenaga harian lepas)," harap Kepala Dinas Kesehatan Katingan, Robertus Pamuriyanto. (ABDUL GOFUR/N).








