**Borneonews - Banyuwangi**, Kelompok Pembudidaya Ikan Ain yang berlokasi di Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, telah berhasil mengubah saluran irigasi di lingkungan mereka menjadi kolam budidaya ikan nila. Usaha ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan penduduk setempat.
Saiful Arifin, salah satu anggota kelompok tersebut, menjelaskan bahwa sebelumnya saluran air di daerah itu sangat kotor. Terdapat banyak sampah rumah tangga dan limbah pasar yang mencemari saluran air, sehingga kondisi lingkungan menjadi sangat memprihatinkan. "Kami berkomitmen untuk tidak membuang sampah sembarangan lagi, khususnya ke saluran irigasi," ungkapnya.
Bermula dari rasa risih dengan kondisi saluran air yang keruh dan penuh sampah, warga setempat berinisiatif untuk membersihkan dan merawat saluran tersebut. Mereka bekerja sama dalam membersihkan saluran yang sebelumnya tersumbat, berbau tidak sedap, dan diselimuti tumbuhan liar. Saiful menjelaskan, "Kami mengeruk sedimen agar saluran lebih dalam dan membersihkan ranting serta belukar di sekelilingnya, lalu memasang paving untuk menghindari kekumuhan."
Selanjutnya, kelompok ini menebar benih ikan nila yang diperoleh melalui hibah dari Dinas Perikanan setempat. Mereka melakukan perawatan dengan rutin membersihkan saluran irigasi setiap hari. "Jika budidaya ikan nila ini berhasil, kami berencana untuk mengembangkan budi daya ikan lele dan jenis ikan lainnya dengan memanfaatkan saluran irigasi yang ada di dekatnya," tambah Saiful.
Di samping itu, kelompok tersebut juga mulai merintis sentra kuliner yang mengolah produk ikan air tawar. Saat ini, terdapat sekitar 20 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang telah memanfaatkan ikan hasil budidaya mereka. "Ke depan, kami berharap dapat mengembangkan ini menjadi destinasi wisata edukasi bagi anak-anak," kata Saiful, memberikan harapan untuk masa depan proyek ini.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memberikan apresiasi tinggi terhadap semangat dan perubahan yang terjadi di Desa Genteng Wetan. Ia menyatakan, "Inisiatif ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain. Selain menjaga lingkungan agar tetap bersih, warga di sini juga mampu meningkatkan pendapatan keluarga melalui budidaya ikan."
Bupati Ipuk juga berharap agar kebiasaan baik ini dapat menyebar ke desa-desa lainnya di Banyuwangi. Pemerintah kabupaten terus berupaya menggalakkan gerakan sungai bebas sampah melalui berbagai program. "Kami telah melaksanakan Festival Kali Bersih, yang mengajak seluruh kecamatan untuk bersama-sama membersihkan sungai di daerah masing-masing," tambahnya.
Melalui praktik-praktik ini, pemerintah daerah berusaha mengubah pola hidup masyarakat agar lebih bersih dan sehat. "Mari kita dukung program ini dengan berbagai cara," ajak Bupati Ipuk.
ANTARA
Warga Genteng Wetan Banyuwangi Ubah Saluran Irigasi Jadi Kolam Ikan
Bagikan:

SURABAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Raharjati Nursamsa Raih Perak World Climbing Series di Chile
ISPU Kapuas Melonjak dari 1.657 ke 2.406 dalam Sejam, Udara Berstatus Berbahaya
Imam/Fairuz Tempati Peringkat Keempat AVC Suma Open 2026
Kemenperin Bidik Industri Animasi Perluas Penyerapan Tenaga Kerja
Wamenekraf Ajak Pelaku Ekraf Daerah Bidik Pasar Lebih Luas
Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Ogasawara Jepang
Komentar (0)
Memuat komentar…







