PADANG –
**Borneonews - Aceh Besar**, Panitia pelaksana cabang olahraga dayung pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI kembali mengambil keputusan untuk menunda pelaksanaan pertandingan babak perempat final *rowing beach sprint*. Penundaan ini disebabkan oleh cuaca buruk yang melanda Pantai Pulau Kapuk, Kecamatan Loknga, Kabupaten Aceh Besar. Wakil wasit cabang olahraga dayung, Harlina Harun, mengungkapkan bahwa empat perlombaan sudah berhasil dilaksanakan sebelum keputusan penghentian sementara diambil. Namun, kondisi cuaca yang tidak mendukung memaksa panitia untuk menghentikan pertandingan hingga waktu yang belum ditentukan. "Tadi sudah ada empat race yang dilaksanakan, tetapi karena cuaca buruk, pertandingan dihentikan sementara," tandasnya. Empat pertandingan yang sudah dimulai tersebut terdiri dari nomor *coastal woman X1 (CWX1)* yang mempertemukan Maluku dengan Sulawesi Tenggara, Papua Barat vs tuan rumah Aceh, DKI Jakarta kontra Sumatera Selatan, serta Sulawesi Selatan melawan Jambi. Lina, sapaan akrab Harlina, menyatakan bahwa sebelumnya, pertandingan *rowing beach sprint* juga mengalami penundaan sehari sebelumnya, pada Senin (16/9), akibat hujan, angin kencang, serta gelombang laut yang tinggi di Pantai Kapuk, Loknga. Dengan demikian, sisa perlombaan tersebut dijadwalkan ulang untuk dilaksanakan pada Selasa pagi. "Saat itu, penundaan juga terjadi karena hujan, dan beberapa race yang sebelumnya tertunda dialihkan pada hari ini," jelas Lina lebih lanjut. Menyikapi dua kali penundaan yang terjadi, panitia kini dihadapkan pada dua pilihan. Mereka dapat melanjutkan pertandingan hingga sore hari jika cuaca mulai membaik, atau menundanya kembali hingga Rabu pagi (18/9). Penundaan ini diambil demi mengutamakan keselamatan para atlet serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pertandingan. Lina menambahkan bahwa salah satu tantangan di Pantai Pulau Kapuk adalah munculnya karang saat terjadi pasang surut. Hal ini tentunya membahayakan para atlet apabila perlombaan tetap dilanjutkan di kondisi seperti itu. Lebih lanjut, Lina juga menginformasikan bahwa pertandingan cabang olahraga dayung kano slalom, yang sedianya dilaksanakan di Pantai Pulau Kapuk, telah dipindahkan ke Bendungan Keuliling, Kabupaten Aceh Besar. Pemindahan ini merupakan langkah yang diambil berdasarkan pertimbangan cuaca dan keberadaan karang di lokasi awal. "Di Pantai Pulau Kapuk, tidak memungkinkan bagi atlet untuk melakukan *eskimo roll* karena adanya bahaya terkena karang," tutupnya. ANTARA