BORNEONEWS, Kasongan - Target pendapatan daerah Kabupaten Katingan selama empat tahun terakhir meningkat signifikan. Itu tergambar pada tahun 2013 pendapatan ditargetkan  Rp783 miliar lebih, tahun 2014 menjadi Rp916,9 miliar. Kemudian 2015 Rp1,09 triliun lebih dan pada 2016 sebesar Rp1,17 triliun lebih.

Bupati Katingan, Ahmad Yantenglie mengungkapkan hal itu pada pembukaan rapat evaluasi penerimaan pendapatan daerah triwulan II, baru-baru ini.

Berdasarkan besaran angka target dari tahun ke tahun tersebut, target 2013 ke 2014 ada kenaikan sebesar Rp133,8 miliar lebih atau sebesar 17,09 persen, target 2014 ke 2015 naik sebesar Rp182,27 miliar lebih atau 19,88 persen. Sedangkan dari target 2015 ke 2016 baik sebesar Rp79,3 miliar lebih atau 7,22 persen.

Sedangkan untuk realisasi pendapatan selama tiga tahun terakhir, menurut Yantenglie, pada 2013 terealisasi sebesar Rp769,7 miliar atau 98,30 persen. Kemudian 2014 terealisasi Rp912,7 miliar lebih atau 99,55 persen. Sedangkan 2015 terealiasi sebesar Rp1,029 triliun atau sebesar 93,64 persen.

"Dengan perkembangan-perkembangan tersebut dapat menjadi acuan untuk target pendapatan pada anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun anggaran 2017 mendatang," katanya.

Berkaitan dengan hal itu, tambahnya, melalui rapat evaluasi ‎tersebut dimaksudkan sebagai tolak ukur perkembangan pendapatan daerah Kabupaten Katingan dari tahun ke tahun anggaran berikutnya. "Melalui rapat ini juga sebagai upaya koordinasi untuk menentukan arah dan kebijakan terkait intensifikasi dan ekstensifikasi sumber pedapatan daerah pada tahun anggaran berjalan," katanya. (HAIRUL SALEH/N).