**Borneonews - Deli Serdang, Sumatera Utara** Atlet berusia 21 tahun, Aditya Fajar Putu Soekarno, berhasil mengamankan medali emas pada nomor racing putra dalam cabang olahraga balap sepeda BMX. Keberhasilan ini diraih dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang berlangsung di Aceh-Sumut.
Pertandingan yang berlangsung di arena GOR Disporasu, Deli Serdang pada hari Selasa, menunjukkan performa luar biasa dari Aditya. Ia memimpin perlombaan sejak awal dan berhasil mencatatkan waktu 37,735 detik. Meskipun mengalami sedikit slip pada putaran kedua, Aditya dengan cepat menguasai situasi dan terus melaju dengan kecepatan tinggi, menaklukkan lintasan sepanjang 400 meter.
Di sisi lain, Muhammad Ibnu Rusyid Aulia, atlet tuan rumah dari Sumatera Utara, berhasil mengamankan posisi kedua dan meraih medali perak dengan catatan waktu 38,847 detik. Sementara itu, Rafelino Rahendra dari Jawa Tengah meraih medali perunggu setelah menuntaskan perlombaan dengan waktu 39,392 detik.
Sebelumnya, pada nomor racing putri yang dilaksanakan sehari sebelumnya, Amellya Nur Sifa dari Jawa Tengah berhasil meraih medali emas. Pencapaian ini melengkapi kesuksesannya sebagai peraih medali emas pada Asian Games 2022, di mana ia mencatatkan waktu tercepat 42,238 detik.
Rosida Stellina Romadhoni dari DKI Jakarta berhasil menyusul dan meraih medali perak dengan waktu 43,127 detik. Medali perunggu pada nomor ini diraih oleh Latifah dari Jawa Tengah dengan catatan waktu 44,725 detik.
Pertandingan cabang olahraga balap sepeda BMX berlangsung dari tanggal 16 hingga 19 September 2024 di Deli Serdang. Pada acara ini, ada tiga nomor yang dipertandingkan, yaitu racing putra, freestyle - park putra, dan racing putri. Keberlangsungan perlombaan ini menunjukkan antusiasme tinggi di kalangan atlet dan penonton, mewarnai suasana kompetisi yang penuh semangat.
ANTARA
Aditya Soekarno Raih Emas, Tuan Rumah dan Jateng Ikuti Jejak
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Komentar (0)
Memuat komentar…







