BATAM –
**Borneonews - Karimun**, Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Karimun yang terletak di Kepulauan Riau, tengah melaksanakan pengawasan terhadap peredaran dan distribusi gas LPG 3 Kg dengan tujuan untuk mencegah penyalahgunaan yang dapat mengarah pada kelangkaan barang tersebut. Kepala Seksi Humas Polres Karimun, Ipda Irwan Hadi, saat diwawancarai di Batam menjelaskan bahwa pengawasan yang dilakukan tidak bersifat melekat, melainkan lebih kepada kegiatan monitoring. Dalam pelaksanaan tugasnya, Polres Karimun berkoordinasi dengan pengelola Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) dan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Karimun. Ia menambahkan bahwa seluruh unit kepolisian sektor di Kabupaten Karimun aktif melakukan pemantauan ke berbagai penjual, agen, dan distributor gas LPG 3 Kg. Dari hasil pemantauan yang telah dilakukan, Irwan mengungkapkan bahwa pasokan dan stok gas LPG 3 Kg di wilayahnya masih dalam keadaan cukup. Ia mencatat bahwa saat ini terdapat sekitar 210 ton gas yang tersedia, sehingga kelangkaan gas di masyarakat saat ini tidak terjadi. Lebih lanjut, Irwan menyatakan bahwa pengawasan oleh aparat penegak hukum sangat penting untuk mengantisipasi kemungkinan penyalahgunaan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, yang tentunya dapat memberikan dampak negatif bagi masyarakat. "Pengawasan harus ada, karena jika tidak, masyarakat bisa menjadi korban jika terdapat pengelola yang menggunakan cara-cara tidak baik," ujar Irwan. Sebagai perbandingan, di Kota Batam, masyarakat mengalami kesulitan dalam mendapatkan gas LPG 3 Kg dalam beberapa hari terakhir. Situasi ini mengarah pada kenaikan harga gas elpiji, dari harga normal Rp21 ribu per tabung menjadi Rp25 ribu. Pada hari Senin, 16 September, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, bersama Pertamina Patra Niaga, mengadakan operasi pasar untuk gas LPG 3 Kg di dua lokasi, yaitu Bengkong dan Botania. Warga pun harus mengantri untuk mendapatkan pasokan gas yang disediakan Disperindag sebanyak 4.480 tabung. Dengan pengawasan yang terus dilakukan Polres Karimun, diharapkan kestabilan dan ketersediaan gas LPG 3 Kg dapat terjaga, sehingga tidak ada kendala serius yang terjadi di masyarakat. ANTARA