**Borneonews - Manado**, Dua siswa kehilangan nyawa mereka akibat sebuah kecelakaan tunggal yang melibatkan kendaraan minibus di daerah perumahan Griya Paniki Indah (GPI) Mapanget, Manado. Insiden tragis ini terjadi pada hari Selasa pagi saat minibus tersebut dalam perjalanan menuju jalan *ring road*.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Manado, Kompol Yulfa Irawati, menjelaskan bahwa pihaknya segera menerima informasi mengenai kecelakaan yang terjadi di kawasan GPI Mapanget. Dalam tanggapannya, ia telah melakukan koordinasi dengan Polsek Mapanget untuk menangani lokasi kejadian dan melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Di dalam kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut, terdapat sepuluh orang, yang terdiri dari sembilan orang siswa serta seorang sopir. Menurut keterangan yang diterima, semua korban yang merupakan siswa sudah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Sayangnya, dua di antara mereka dilaporkan telah meninggal dunia.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mencari tahu sebab-sebab yang mengakibatkan terjadinya kecelakaan tersebut. Langkah-langkah lanjutan termasuk menginterogasi saksi-saksi serta pengemudi untuk mendapatkan informasi yang lebih jelas mengenai kejadian ini.
Kompol Yulfa juga menyampaikan himbauan kepada seluruh pengguna jalan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat, untuk senantiasa berhati-hati saat berada di jalan. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan, mengingat bahwa kecelakaan bisa terjadi kapan saja dan di mana saja.
"Kondisi kendaraan harus selalu diperhatikan, dan keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama," pungkasnya. Kecelakaan lalu lintas merupakan peristiwa yang bisa menimpa siapa saja, sehingga kehati-hatian harus selalu diutamakan.
ANTARA
Dua Siswa Meninggal dalam Kecelakaan Minibus di Manado
Bagikan:

MANADO –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Generasi Tua Dayak Tola' Keluhkan Bahasa Daerah yang Kian Menghilang
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Bobon Santoso Sajikan 3.000 Porsi Makanan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla di Tumbang Nusa
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Komentar (0)
Memuat komentar…







