PADANG –
**Borneonews - Aceh Besar**, Jawa Barat kembali menambah koleksi medali emas melalui nomor perlombaan *dragon boat* pada cabang olahraga dayung, yang berlangsung di wilayah Bendungan Keuliling, Aceh Besar, pada Selasa. Kontingen Jawa Barat berhasil meraih emas dalam kategori tim campuran 1.000 meter, tepatnya pada nomor tanding yang diikuti oleh 22 kru. Para atlet yang mempersembahkan medali emas ini di antaranya adalah Indra Hidayat, Dede Sunandar, Wandi, serta rekan-rekan lainnya. Mereka berhasil mencatatkan waktu tercepat yakni 3 menit 35,539 detik di fase final lomba ini. Keberhasilan ini menegaskan dominasi tim dayung Jawa Barat dalam perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024. Medali perak diraih oleh Kalimantan Tengah, yang juga menunjukkan performa yang mengesankan melalui peforman para atletnya seperti Cristian Famungkas, Didi Jeriadi, Duchia Andrean, dan lainnya, yang menyelesaikan perlombaan dengan waktu 3 menit 36,747 detik. Sementara itu, medali perunggu jatuh kepada Sulawesi Tenggara, berkat pencapaian waktu 3 menit 37,279 detik. Pelatih tim dayung putra Jawa Barat, Andri Agus, menyampaikan rasa syukur sekaligus kebanggaannya atas pencapaian luar biasa dari timnya. Ia menekankan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja sama tim yang solid serta dedikasi dalam proses latihan yang telah dilakukan. "Alhamdulillah, kami sangat bangga dengan hasil yang diraih oleh rekan-rekan atlet hari ini. Semua ini berkat sinergi dan kekompakan tim yang terjalin dengan baik," ungkap Agus. Dengan tambahan 24 medali emas dari berbagai cabang, Jawa Barat semakin mengukuhkan posisinya di puncak klasemen perolehan medali pada ajang PON kali ini. ANTARA