BORNEONEWS, Sukamara - Sebanyak 66 siswa mengikuti pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Parkibraka), yang akan bertugas pada peringatan HUT RI, 17 Agustus 2016, di Sukamara. Para siswa hasil seleksi dari sekolah tingkat SMA dan SMK se-Kabupaten Sukamara itu, sudah mulai menjalani proses pelatihan ditandai dengan penyematan tanda peserta oleh Bupati Sukamara, Ahmad Dirman.

“Pelatihan Paskibraka bertujuan membentuk jati diri pribadi menjadi orang yang lebih baik dan bermental ksatria. Kalian nantinya akan bertugas mengibarkan serta menurunkan bendera pusaka merah putih pada peringatan hari proklamasi kemerdekaan republik idonesia ke 71, pada 17 Agustus tahun 2016,” kata Bupati Sukamara, Ahmad Dirman saat membacakan sambutan, Senin (1/8/2016).

Untuk membentuk kepribadian generasi muda tidaklah mudah, sehingga guna mendorong terwujudnya rasa pengabdian tinggi terhadap bangsa dan negara harus dilandasi ketaqwaan, dan untuk meningkatkan patriotisme dan idealisme dalam berbangsa dan bernegara sehingga generasi muda mampu dan siap menerima estafet kepemimpinan.

“Antara lain dengan pelatihan Paskibraka inilah kalian akan dibentuk kepribadiannya, olehkarena itu pada latihan nanti kalian harus benar-benar serius menuruti apa-apa yang di instruksikan oleh para instruktur,” pinta Bupati Sukamara.

Menjadi anggota Paskibraka merupakan kesempatan yang patut disyukuri bersama menigingat banyaknya nilai-nilai positif yang bisa diperoleh dari pelatihan ini. Selain kedisiplinan, para peserta juga akan memperoleh pengalaman untuk bekerja secara teamwork (kerjasama tim) dan berkoordinasi dengan anggota paskibraka lainnya.

“Oleh karena itu, gemblengan dari para pengajar dan purna Paskibraka merupakan salah satu upaya meningkatkan kesiapan fisik dan mental adik-adik. Hal ini merupakan tantangan tersendiri bagi adik-adik agar memiliki jati diri yang berkualitas dan berakhlaq mulia.” Ujarnya.

Dirman menjelaskan pendidikan dan pelitahan Paskibraka adalah salah satu dasar memulai langkah para peserta dalam menentukan masa depan bangsa, daerah, dan diri pribadi.

“Kalian dilatih dan dididik agar menjadi insan yang berguna tidak hanya bagi bangsa dan daerah terlebih penting semuanya itu berguna untuk diri pribadi adik-adik sekalian. Ingat, dengan niat yang ikhlas apa yang adik-adik lakukan akan terasa nyaman dalam setiap menjalani latihan,” ucap Ahmad Dirman. (NORHASANAH/N).