JAKARTA –
**Borneonews - Medan**, Sebanyak 1.123 personel gabungan dari berbagai instansi akan ditugaskan untuk menjaga keamanan selama upacara penutupan Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatera 2024. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Sumut Sport Center pada hari Jumat, 20 September mendatang, dan akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo. Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Brigjen Pol Rony Samtana, menyatakan bahwa upaya pengamanan ini bertujuan untuk memastikan keseluruhan rangkaian acara penutupan berjalan dengan lancar dan aman. Dalam sebuah konferensi pers yang diadakan di Medan, ia menjelaskan bahwa personel gabungan ini terdiri dari 882 anggota polisi dan 241 personel TNI, serta keterlibatan Satpol PP, pemadam kebakaran, dan Dinas Kesehatan Sumatera Utara. Rony mengungkapkan bahwa pengamanan akan difokuskan pada empat area utama. Pertama adalah Stadion Utama dan lokasi tempat menginap tamu. Selanjutnya, pengamanan akan mencakup para atlet, ofisial, serta tamu VIP dan VVIP, panitia, serta pengunjung acara. Di sisi lain, pengamanan juga akan diarahkan pada peralatan serta perlengkapan yang ada di area penutupan, termasuk kendaraan yang digunakan oleh pengunjung. Pengamanan kegiatan yang berlangsung di dalam Stadion Utama serta setelah penutupan PON 2024 juga akan menjadi perhatian utama. "Kami telah menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan untuk kelancaran pengamanan selama upacara penutupan berlangsung. Kami berkomitmen agar acara ini dapat berlangsung dengan tertib, lancar, dan aman," tegas Rony. Ia juga mengimbau kepada seluruh pihak untuk bekerja sama dengan mematuhi segala aturan yang ditetapkan oleh petugas. ANTARA