SURABAYA –
**Borneonews - Malang**, PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasional (KAI Daop) 8 Surabaya melaporkan jumlah penumpang kereta api jarak jauh yang tiba dan berangkat dari Stasiun Malang, Jawa Timur selama libur panjang peringatan Maulid Nabi Muhammad. Selama periode 13 hingga 16 September 2024, total penumpang tercatat sebanyak 32.562 orang. Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan akumulasi dari kedatangan dan keberangkatan penumpang. Dalam rincian lebih lanjut, ia mencatat bahwa selama rentang waktu tersebut, terdapat 16.674 orang yang berangkat dan 15.888 orang yang tiba di Stasiun Malang. Peningkatan signifikan terlihat pada angka keberangkatan yang mengalami kenaikan sebanyak 5.562 penumpang dibandingkan dengan periode sebelumnya, yaitu 6 hingga 9 September 2024, yang hanya mencatat 11.112 penumpang. Sementara itu, untuk kedatangan, terdapat juga peningkatan sebanyak 4.990 penumpang dibandingkan dengan periode yang sama sebelumnya, yang mencatatkan 11.684 penumpang. Dengan mempertimbangkan semua data ini, total kedatangan dan keberangkatan penumpang kereta api jarak jauh di Stasiun Malang pada libur Maulid Nabi Muhammad mengalami peningkatan sebanyak 9.766 orang jika dibandingkan dengan pekan sebelumnya. Luqman menambahkan bahwa perjalanan kereta api jarak jauh yang paling banyak diminati selama periode ini adalah tujuan ke Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Jember, dan Banyuwangi. Beberapa kereta api unggulan yang menjadi pilihan pelanggan dari Daop 8 Surabaya antara lain adalah KA Tawangalun yang melayani rute Malang Kotalama-Ketapang, KA Majapahit yang menghubungkan Malang dan Purwokerto, serta KA Malabar untuk rute Malang-Bandung. “KAI sangat menghargai kepercayaan para penumpang yang memilih kereta api sebagai sarana transportasi mereka selama liburan panjang Maulid Nabi Muhammad SAW,” ungkap Luqman. Dia menekankan bahwa KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan, dengan fokus pada kenyamanan, keselamatan, dan keamanan setiap penumpang. Di tengah berbagai upaya untuk memperbaiki ekosistem layanan, KAI bertekad untuk menjadikan kereta api sebagai pilihan utama bagi masyarakat Indonesia, terutama pada saat musim liburan. Luqman berharap, dengan adanya peningkatan layanan dan fasilitas, kereta api dapat terus menjadi moda transportasi yang diminati oleh publik. ANTARA