**Borneonews - Palu**, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang beroperasi di Kota Palu, telah menyiapkan anggaran lebih dari Rp360 juta. Dana ini ditujukan untuk membantu biaya pendidikan siswa dari keluarga prasejahtera di wilayah ibu kota Sulawesi Tengah tersebut.
Ketua Baznas Kota Palu, Muchlis A Mahmud, menjelaskan bahwa bantuan ini akan disalurkan kepada lebih dari 480 siswa. Data mengenai penerima bantuan tersebut telah dipersiapkan dengan baik. Rencananya, program ini akan diluncurkan bersamaan dengan peringatan HUT Ke-46 Kota Palu, yang jatuh pada tanggal 27 September 2024. Penerima bantuan tersebut terdiri dari siswa di tingkat SD/Ibtidaiyah, SMP/MTs, dan Aliyah.
Pemberian bantuan biaya pendidikan ini merupakan wujud kepedulian Baznas terhadap dunia pendidikan. Muchlis menekankan pentingnya upaya ini agar tidak ada masyarakat yang terhalang untuk mendapatkan pendidikan formal. Setiap siswa akan menerima dana bantuan sebesar Rp750 ribu, sehingga total anggaran yang diperlukan untuk 480 siswa adalah sekitar Rp360 juta setiap tahunnya.
Baznas berfungsi sebagai lembaga non-pemerintah yang ditugaskan untuk mengelola zakat secara nasional. Selain itu, Baznas juga berperan dalam membantu pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Saat ini, bantuan yang diberikan masih terbatas pada aspek pendidikan dengan nilai yang mengikuti standar nasional, yaitu Rp750 per siswa per tahun.
Muchlis menambahkan bahwa dana yang disalurkan berasal dari pengumpulan zakat, dan pihaknya bertekad untuk terus meningkatkan pengelolaan dan pemanfaatan zakat tersebut. Untuk tahun 2024, Baznas Palu menargetkan pemasukan zakat mencapai Rp2 miliar. Hal ini merupakan peningkatan signifikan dibandingkan dengan target pemasukan sebesar Rp1 miliar pada tahun 2023, yang berhasil terealisasi lebih dari target yang ditetapkan.
Baznas Palu juga telah merancang lima program prioritas yang selaras dengan program pemerintah kota, yaitu Baznas Sehat, Baznas Cerdas, Baznas Peduli, Baznas Takwa, dan Baznas Sejahtera. Dana zakat yang dikelola sebagian besar berasal dari kolaborasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya zakat berkontribusi pada kenaikan pemasukan. Di tahun 2022, Baznas meraih pemasukan zakat tertinggi sebesar Rp53 juta per bulan. Namun, setelah dilakukan edukasi dan sosialisasi yang masif, realisasi pemasukan zakat meningkat menjadi lebih dari Rp240 juta per bulan.
ANTARA
Baznas Palu Siapkan Rp360 Juta untuk Bantuan Pendidikan Siswa
Bagikan:

PALU –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Iran Sebut Kawasan Timur Tengah akan Berubah Total Pascaperang
Polres Seruyan Gelar Operasi Patuh Telabang 2026, Utamakan Langkah Pencegahan
Menteri Nilai 68 Ribu UMKM Pemasok MBG Masih Sedikit
Perasaan Carrick Campur Aduk Usai MU Dibungkam Bournemouth
2 Gol Kylian Mbappe Menangkan Real Madrid 2-1 atas Barcelona
AC Milan Lanjutkan Catatan Tanpa Kalah Usai Menang 2-0 atas Udinese
Komentar (0)
Memuat komentar…







