BORNEONEWS, Kotawaringin Timur - Bupati Kotawaringin Timur Supian Hadi mengakui akan ada perombakan pejabat eselon II setingkat kepala dinas, kepala bagian, dan lainnya setelah ia dan wakil Bupati M Taufiq Mukri genap menjabat enam bulan. Meskipun demikian, Supian enggan berbicara detail terkait siapa saja pejabat yang akan dia mutasi atau promosikan.

"Iya benar. Nanti akan ada perombakan pejabat, kemungkinan besar-besaran,” aku dia, saat ditemui usai menyampaikan pidato pengantar Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kotawaringin Timur 2016-2021, di Gedung DPRD Kotim, Senin (1/8/2016).

Pasangan Bupati Supian Hadi-Wakil Bupati M Taufiq Mukri resmi dilantik untuk periode kedua pada 17 Februari 2016. Sesuai ketentuan, kepala daerah baru diperbolehkan merombak susunan pejabat setelah enam bulan masa jabatan.

Menurut Supian, perombakan sengaja dilakukan guna menjamin optimalnya program pembangunan di Kabupaten Kotawaringin Timur. Ddiperlukan pejabat yang memiliki komitmen dan kesatuan persepsi sehingga sejalan dengan visi dan misi daerah yang tertuang dalam RPJMD.

“Kami melihat ada beberapa hal yang tidak bisa dicapai terkait penyelenggaraan program kegiatan. Salah satu alasan yang paling mendasar karena ketidaksamaan persespi dan tidak sejalan dengan kebijakan yang diambil kepala daerah,” ucap dia.

Ketika disinggung soal kepastian waktu perombakan dan berapa banyak pejabat yang dimutasi, Supian enggan berbicara detail. Dia hanya mengatakan saat ini pihaknya masih mengevaluasi dan mencari sosok-sosok yang nantinya bisa duduk di SKPD dan bisa memberikan dukungan kemajuan pembangunan.

Menurutnya, bocornya waktu pelaksanaan mutasi maupun nama-nama pejabat yang bergeser bisa berdampak pada tidak kondusifnya pelayanan kepada masyarakat. Dia tidak ingin pejabat yang akan terkena mutasi mengalami sindrom berlebihan apabila sudah mengetahui akan dimutasi walaupun sejak jauh hari.

“Yang pasti perombakan akan dilakukan, siapa yang akan terkena mutasi kita lihat saja nanti,” cetus dia. (RIFQI/m)