PALEMBANG –
**Borneonews - Palembang**, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sumatera Selatan mengumumkan bahwa Kota Palembang direncanakan akan mulai beralih ke penggunaan jaringan gas sebagai pengganti *elpiji* pada tahun 2025. Kepala Bidang Energi Dinas ESDM Sumsel, Aryansyah, menyampaikan hal tersebut usai kegiatan sosialisasi mengenai *energi terbarukan* yang diadakan di Palembang. Dalam kesempatan tersebut, ia menjelaskan bahwa pemasangan jaringan gas sambungan rumah akan dimulai pada tahun yang sama untuk menggantikan pemakaian *elpiji* yang selama ini digunakan oleh warga. Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini Kota Palembang telah memiliki infrastruktur pipa gas yang telah menjangkau berbagai wilayah, termasuk Kertapati, Plaju, dan KM 12. Dengan adanya jaringan ini, diharapkan ke depannya semua warga dapat merasakan manfaat dari pemasangan jaringan gas secara menyeluruh. "Target kami adalah menyelesaikan semua jaringan pipa di seluruh wilayah Kota Palembang dengan persentase 100 pada tahun 2025," ungkap Aryansyah. Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa dengan beralih ke jaringan gas, masyarakat akan mendapatkan layanan yang lebih ekonomis untuk kebutuhan sehari-hari di rumah. Ia mencatat, penggunaan *elpiji* mengharuskan warga untuk membeli hingga empat tabung gas dalam waktu tertentu dan sering kali harus mengantri untuk mendapatkan suplai gas tersebut. Sebaliknya, dengan menggunakan jaringan gas, biaya yang dikeluarkan menjadi lebih terjangkau, yang diperkirakan hanya sekitar Rp36.000 untuk kebutuhan serupa. Aryansyah menekankan pentingnya melanjutkan program pemasangan jaringan gas ini agar dapat dioptimalkan oleh setiap pemerintahan kota yang akan datang. ANTARA