BANDA ACEH –
**Borneonews - Banda Aceh**, Daya tampung saluran drainase di lapangan tembak indoor untuk jarak 10 meter mengalami kerusakan akibat hujan dengan intensitas tinggi. Saluran ini dirancang untuk menampung *curah hujan* tidak lebih dari 100 milimeter per jam, demikian dikemukakan oleh pejabat yang bertanggung jawab atas pembangunan lapangan tembak di Rindam, Mata Ie, Aceh Besar. Dalam tiga hari terakhir, kawasan Banda Aceh dan Aceh Besar mengalami curah hujan yang signifikan. Hujan di lokasi lapangan tembak terjadi pada Selasa pagi, dimulai dengan intensitas rendah pada pukul 08.00 WIB. Intensitas hujan meningkat drastis hingga mencapai puncak 156 mm per jam sekitar pukul 09.15 WIB. Dampak dari hujan ekstrem tersebut adalah terjadinya kebocoran pada talang air yang seharusnya dapat menampung curah hujan maksimal 100 mm per jam, yang akhirnya mengakibatkan talang itu ambruk ke bawah. Namun, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, karena lokasi lapangan hanya digunakan sebagai tempat persiapan bagi atlet. Pihak berwenang telah meminta kepada kontraktor pelaksana untuk segera menyelesaikan perbaikan talang air yang rusak. Langkah pertama yang diambil adalah melakukan pembersihan dan perbaikan sementara, kemudian setelah hujan reda, dilanjutkan dengan perbaikan secara permanen. Saat ini, pihaknya menunggu pembersihan lokasi oleh PLN, mengingat jaringan listrik yang terhubung dengan area pertandingan *running target* terpengaruh. Setelah perbaikan jaringan listrik dilakukan, acara *running target* tersebut akan bisa dilanjutkan. Jaringan listrik di lapangan indoor 10 meter terintegrasi dengan lokasi *running target*, dan PLN memastikan bahwa kedua jaringan ini dapat dipisahkan untuk menjaga keselamatan. Pihaknya juga menegaskan bahwa semua jaringan dan alat elektronik harus dalam kondisi aman. Selama proses perbaikan, jaringan di lapangan indoor 10 meter akan diputus agar tidak mengganggu fungsi listrik di area yang lain. Untuk jadwal pertandingan, pihaknya telah berkoordinasi dengan *Technical Delegate* cabang olahraga menembak untuk menjadwalkan ulang sejumlah pertandingan yang sempat terhambat. Untuk mengantisipasi kemungkinan hujan ekstrem di lokasi pertandingan lainnya, pihaknya terus menjalankan mitigasi agar semua rangkaian pertandingan dapat berlangsung tanpa gangguan cuaca. Persiapan yang dilakukan merupakan bagian dari usaha untuk memastikan semua lapangan pertandingan dapat digunakan dengan optimal. Venue menembak ini masih dalam tanggung jawab penyedia, di mana masa kontrak pembangunan akan berakhir pada bulan Oktober dan telah digunakan untuk pertandingan sebelumnya. Pihak penyelenggara juga meminta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan berkomitmen untuk bekerja maksimal demi kesuksesan event cabang olahraga menembak di Aceh. ANTARA