JAYAPURA –
**Borneonews - Puncak Jaya**, Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya, melalui Dinas Komunikasi dan Informasi setempat, tengah aktif berupaya untuk meningkatkan kapasitas internet. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan kemudahan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam mengembangkan bisnis mereka. Kepala Dinas Kominfo Puncak Jaya, Akbar Fitrianto, dalam rilis yang disampaikan dari Jayapura, mengungkapkan bahwa saat ini fokus utama berada pada peningkatan kualitas sinyal internet di wilayah tersebut. Menurutnya, pihaknya telah menjalin kerja sama dengan Telkomsel, yang menggunakan teknologi *Starlink* untuk meningkatkan kualitas jaringan di area Ilu dan Mulia. Akbar menambahkan bahwa ke depan, Dinas Kominfo akan terus mendorong Telkomsel untuk menambah perangkat *Starlink* guna meningkatkan akses 4G, sambil tetap mempertahankan jaringan 2G di beberapa menara telekomunikasi yang sudah ada, yakni di Bandara, Usir, dan Pagaleme. Upaya lain yang ditempuh adalah melakukan pelacakan guna mengidentifikasi daerah-daerah yang memerlukan peningkatan sinyal. Lebih lanjut, pihaknya juga mengakui bahwa Bakti telah memasang 99 unit menara telekomunikasi 4G serta 282 sistem VSAT di Puncak Jaya. Saat ini, mereka sedang melakukan penambahan infrastruktur baru terutama untuk meningkatkan akses di wilayah yang masih memiliki 'blankspot' dan bagi komunitas masyarakat yang membutuhkan. "Secara umum, jaringan di Puncak Jaya sudah mendukung layanan 4G, tetapi masih diperlukan peningkatan lebih lanjut untuk mendukung proses pembelajaran siswa serta memperluas akses bagi produk lokal yang dijual oleh para pelaku UMKM," jelas Akbar. Sementara itu, Heri Aji Setiawan, Manajer Operasional Jaringan dan Produktivitas Telkomsel di Jayapura, menyampaikan bahwa selama tahun 2024, Pemkab Puncak Jaya telah memanfaatkan menara BTS Telkomsel dengan transmisi radio link milik PRT Bakti Kominfo yang memiliki kecepatan 50 Mbps. Ia juga menyebutkan bahwa pada Maret 2024, mereka berencana untuk meningkatkan kapasitas bandwidth menjadi 100 Mbps melalui *Telkom Satelit* (*Starlink*), demi memberikan layanan yang lebih baik bagi masyarakat. ANTARA