JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Duta Besar Italia untuk Indonesia, Benedetto Latteri, menegaskan bahwa kunjungan Satuan Gugus Tempur Angkatan Laut Italia ke Indonesia merupakan bagian integral dari strategi Eropa di kawasan Indo-Pasifik. Menurutnya, kawasan ini semakin menjadi fokus perhatian bagi Eropa, termasuk Italia, dan kehadiran angkatan laut tersebut merupakan kontribusi dalam menjaga keamanan dan pertahanan. Pada kesempatan yang sama, Wakil Kepala Staf Angkatan Laut Italia, Laksamana Giuseppe Berutti Bergotto, menekankan pentingnya menjalin hubungan yang erat antara Italia dan negara-negara di Indo-Pasifik, dengan Indonesia sebagai salah satu prioritas utama. Bergotto menganggap Indonesia sebagai pusat perhatian di kawasan tersebut dan berperan penting dalam pelaksanaan Strategi Eropa untuk Indo-Pasifik. Dinamika dalam pertahanan kawasan Indo-Pasifik memiliki pengaruh yang signifikan terhadap wilayah lain, seperti Laut Mediterania. Bergotto menyatakan bahwa terdapat keterkaitan yang kuat antara militer di kawasan Indo-Pasifik dan Samudra Atlantik Utara, yang terhubung melalui Laut Mediterania. Ia menekankan bahwa situasi di satu wilayah akan berkorelasi langsung dengan operasi militer yang berlangsung di wilayah lainnya. Lebih lanjut, Bergotto menyoroti peran laut dalam berbagai aspek penting, seperti pengaturan iklim, penyediaan sumber pangan, dan jalur transportasi global. Ia menekankan bahwa laut juga menjadi landasan bagi nilai-nilai sosial, budaya, dan ekonomi, terutama bagi kedua negara, Italia dan Indonesia, yang memiliki keterkaitan yang erat dengan aspek kelautan. Satuan Gugus Tempur Angkatan Laut Italia, yang pertama kali dikerahkan pada bulan Juni 2024, melakukan kunjungan ke Jakarta antara tanggal 14 hingga 17 September 2024. Dalam misi ini, mereka membawa serta kapal induk *Cavour*, kapal fregat *Alpino*, dan kapal *Raimondo Montecuccoli*. Kunjungan ini menjadi salah satu dari rangkaian aktivitas Satuan Gugus Tempur Italia di wilayah Indo-Pasifik. Menurut Bergotto, kunjungan ini merupakan bagian dari kampanye operasional Italia di kawasan tersebut. Ia menjelaskan bahwa Satuan Gugus Tempur ini berfungsi sebagai alat serbaguna dan fleksibel yang memungkinkan proyeksi kekuatan dan pengaruh di tingkat global. ANTARA