MANOKWARI –
**Borneonews - Sorong**, Penjabat Gubernur Papua Barat Daya, Muhammad Musa'ad, baru saja menyerahkan bantuan hibah sebesar Rp1 miliar kepada Yayasan Pendidikan Kristen (YPK). Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan yang dikelola oleh yayasan tersebut. Musa'ad menyampaikan bahwa bantuan ini bertujuan untuk memperkuat mutu pendidikan di wilayah Papua Barat Daya. Penyerahan dana hibah ini dilakukan di Alun-alun Aimas, Kabupaten Sorong, pada hari Selasa, di hadapan Koordinator YPK Wilayah VII dan XI. Sebelumnya, pemerintah daerah juga telah memberikan bantuan serupa dengan nilai Rp1 miliar kepada YPK. Ini menggambarkan kepedulian pemerintah terhadap pendidikan di provinsi yang relatif baru ini. Harapannya, bantuan dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk memenuhi berbagai fasilitas pendidikan yang dibutuhkan, sehingga YPK dapat lebih optimal dalam mengembangkan pendidikan di Papua Barat Daya. "Saya ingin YPK dapat lebih berkontribusi dan berinovasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah ini ke depan," ujar Musa'ad. Lebih lanjut, dia menegaskan komitmennya untuk tidak hanya memberikan bantuan dana hibah. Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya juga akan berupaya memberikan dukungan fisik yang diperlukan oleh YPK. Sementara itu, Bernard Sagrim, Koordinator YPK Wilayah VII dan XI, menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya atas bantuan yang diberikan. "Saya secara personal dan atas nama YPK mengucapkan terima kasih kepada Pj Gubernur Papua Barat Daya," ungkapnya. Sagrim kemudian menjelaskan bahwa dana hibah yang diterima di tahun 2023 ini telah digunakan untuk membangun kantor untuk Wilayah VII dan XI. Pembangunan ini mendukung berbagai kegiatan seperti rapat kerja, operasional, dan pelatihan bagi kepala sekolah. "Bantuan ini sangat berharga dalam memajukan pendidikan di atas tahap Papua," katanya. Dia juga menekankan bahwa dana hibah yang baru diserahkan oleh Pj Gubernur tersebut akan dialokasikan untuk memenuhi berbagai kebutuhan pendidikan yang ada di YPK di wilayah Papua Barat Daya. ANTARA