MEDAN –
**Borneonews - Medan**, Tim hoki outdoor putra Jawa Timur berhasil menutup peluang Jawa Barat untuk melanjutkan perjalanan ke babak final setelah meraih kemenangan dengan skor 2-0 dalam laga penyisihan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 yang berlangsung di Lapangan Universitas Negeri Medan. Pertandingan ini dilangsungkan pada Selasa, 17 September 2024. Langkah ambisius Jawa Barat untuk mencapai final terhenti ketika Jawa Timur mencetak gol pertama pada menit keempat melalui Arthur Blasius Wibowo. Gol kedua diumumkan pada menit 58 oleh Rahmad Waluyo Jati Purwanto, memperlebar keunggulan tim dari Jawa Timur. Pelatih tim Jawa Timur, Fahril Al Farisi, mengungkapkan rasa syukurnya atas kemenangan tersebut. Ia menilai pencapaian ini membuka peluang bagi timnya untuk meraih medali perunggu di PON 2024. Setelah pertandingan, ia menyatakan, "Kita bersyukur dapat memenangkan pertandingan ini. Kita akan bersua lagi dengan Jawa Barat dalam perebutan medali perunggu. Semoga keberuntungan berpihak pada kita." Fahril menjelaskan bahwa timnya menargetkan untuk merebut poin penuh dari Jawa Barat dengan meningkatkan tempo permainan. "Kami memang menargetkan kemenangan di pertandingan ini untuk persiapan menghadapi laga sore nanti, jadi kami perlu meraih hasil ini," tambahnya. Ia juga cukup puas dengan performa anak-anak didiknya yang menunjukkan dominasi dalam serangan, sehingga mengakibatkan kesulitan bagi tim lawan. Menurutnya, strategi dan instruksi yang telah disampaikan kepada pemain dijalankan dengan baik. Dengan optimisme tinggi, Fahril berharap timnya dapat kembali meraih kemenangan dalam perebutan medali perunggu di PON 2024 dengan meneruskan pola strategi yang sudah dikembangkan. "Kami akan tetap bermain menyerang. Meskipun target awal kami adalah ke grand final, kami bersyukur masih memiliki kesempatan untuk meraih medali perunggu." Hasil pertandingan ini menempatkan Jawa Timur di posisi keempat klasemen sementara dengan tujuh poin dari lima pertandingan. Sementara itu, Jawa Barat berada di posisi ketiga, juga mengumpulkan tujuh poin namun kalah dalam perolehan angka, dan terpaksa mengikhlaskan peluang ke final setelah gagal mengungguli Sumatera Utara yang menduduki posisi kedua dengan delapan poin. ANTARA