JAKARTA –
**Borneonews - Banda Aceh**, Kalimantan Timur (Kaltim) terus berupaya untuk meraih medali emas pada cabang olahraga *tarung derajat* di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara pada tahun 2024, tepatnya di Bale Meuseuraya Aceh di Kota Banda Aceh. Pelatih tim *tarung derajat* Kaltim, Nur Fajeriah, menyatakan bahwa mereka diberikan target untuk mengumpulkan dua medali emas oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim. Ia optimis bisa memenuhi target tersebut. Hingga Selasa siang, beberapa atlet Kaltim telah berhasil memastikan tempat mereka di babak semifinal pada nomor *tarung*. Ia menambahkan, "Masih ada dua atlet lagi yang akan bertanding di nomor *tarung* pada sore ini, semoga mereka semua bisa lolos." Selain nomor *tarung*, Kalimantan Timur juga mengirimkan atlet untuk bertanding di tujuh nomor seni dalam cabang olahraga yang dipelopori oleh Achmad Drajat, atau yang dikenal dengan nama panggilan AA Boxer. Dalam pernyaataannya, Nur Fajeriah mengungkapkan bahwa pada PON Papua XX sebelumnya, Kalimantan Timur menempati urutan kelima di klasemen. Namun, pada saat Babak Kualifikasi PON (BK PON), mereka berhasil menyabet satu medali emas dan meloloskan sejumlah atlet di kedua nomor, baik *tarung* maupun seni gerak. Untuk mencapai target dua medali emas tersebut, para atlet Kaltim telah menjalani pemusatan latihan selama enam bulan, dimulai di Jawa Barat dan kemudian dilanjutkan di Kalimantan Timur. "Insya Allah, kami akan melakukan yang terbaik dan membawa pulang medali emas," ujarnya penuh keyakinan. Pada hari pertama kompetisi, sejumlah atlet Kalimantan Timur telah mencetak kemenangan. Yesse Arya berhasil mengalahkan Nirwana Idris di nomor 50,1-54 kg putri. Gamariah juga sukses menaklukkan Dewi Yosilia dari Sumatera Barat pada nomor 54,1-58 kg putri. Tidak ketinggalan, Petrus Coomans P mengalahkan wakil Jambi, Raja Aprilian di nomor 49,1-52 kg putra, dan Jainurdin berhasil menundukkan Noro Aji Saputra dari Kalimantan Barat. Jefri Andrianus dari Kaltim pun berhasil mengalahkan Teuku M Zaky dari Aceh di nomor 52,1-55 kg putra. Semua prestasi ini memberikan harapan besar bagi Kaltim dalam mengejar target medali emas mereka. ANTARA