BORNEONEWS, Kapuas - Arkani (27) pamit pada keluarga untuk bekerja, akhirnya pergi untuk selamanya, Senin (1/8/2016). Arkani ke tempat kerja di Asam-Asam, Kabupaten Tanah Laut Pelaihari, Kalimantan Selatan, mengalami kecelakaan tunggal. Motor Yamaha Matik jenis Mio Soul bernopol KH 4433 TA yang dikendarainya, nyungsep masuk di bawah pohon nangka. Posisi jatuhnya di luar badan jalan. Korban ditemukan dalam keadaan sekarat.
Oleh warga sekitar, korban dilarikan ke RSUD dr H Soemarno Kota Kuala Kapuas oleh relawan emergency di Kapuas. Namun ternyata korban sudah meninggal dunia, dengan luka di dagu mengeluarkan darah. Dari mulut juga mengeluarkan darah. Sementara motor yang digunakan tak mengalami kerusakan berarti.
Kecelakaan tunggal dialami warga Basarang km 9, Kecamatan Basarang Kapuas di kawasan Jalan Trans Kalimantan km 5,500, Kecamatan Kapuas Timur, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, itu sekitar pukul 09.30 WIB. Kabar meninggalnya Arkani membuat kaget istri maupun keluarga yang lain.
Istri korban, Mariana (25) tampak terduduk dan tak bisa diajak berkomunikasi. Wajah Mariana tampak sedih dengan mata terlihat lembab. "Istri korban tampaknya terpukul setelah mengetahui suaminya meninggal dunia. Dia pamit dari rumah istrinya di Basarang menuju ke tempat kerja di Asam-Asam,"kata petugas kamar Mayat Rumah Sakit Kapuas.
Salah satu tetangga korban mengatakan keseharian korban bekerja di Asam-Asam. Setiap 5 hari sekali almarhum pulang ke rumah istrinya di Basarang km 9. Sedangkan korban adalah warga Asam-Asam. Kedua orangtuanya masih tinggal di Asam-Asam.
Kasat Lantas Polres Kapuas AKP Yudha, Senin (1/8/2016), mengatakan, kecelakaan lalu lintas tunggal di km 5,500 Anjir Kapuas. Kasus tersebut kini tengah ditangani jajaran Satlantas Polres Kapuas. (DJEMMY NAPOLEON/N).








