PONTIANAK –
**Borneonews - Pontianak**, Pejabat Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) menyampaikan harapan akan pembangunan sarana transportasi baru di wilayahnya. Ia mengusulkan adanya penambahan seperti kereta api dan Lintas Raya Terpadu (*LRT*) pada saat peringatan Hari Perhubungan Nasional yang ke-53. “Harapan kami adalah Kalimantan Barat bisa segera membangun sarana transportasi yang setara dengan yang dimiliki daerah lain. Keberadaan kereta api, LRT, atau bentuk transportasi lainnya diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan mempermudah mobilitas mereka,” ungkap Pejabat Gubernur Kalbar, Harisson, saat diwawancarai di Pontianak. Harisson juga menekankan bahwa kerja sama antara Pemerintah Provinsi Kalbar dan Kementerian Perhubungan sudah menunjukkan hasil yang positif, terlihat dari pembangunan bandara dan pelabuhan di daerah tersebut. “Kementerian Perhubungan telah memberikan dukungan dalam pembangunan sarana transportasi, termasuk bandara yang akan segera dibangun untuk dioperasikan serta pelabuhan internasional yang sudah beroperasi di Kalimantan Barat,” jelasnya. Dalam kesempatan tersebut, Harisson juga mengisyaratkan permasalahan pendangkalan yang terjadi di luar Sungai Kapuas. Ia mengungkapkan bahwa sejak lima tahun terakhir, aktivitas pengerukan oleh Kementerian Perhubungan di area tersebut tidak dilaksanakan. “Pendangkalan di luar Sungai Kapuas harus menjadi perhatian bersama. Baru-baru ini, ada insiden kapal yang kandas akibat hal tersebut,” tuturnya. Diketahui bahwa Kementerian Perhubungan tidak melakukan pengerukan selama lima tahun terakhir. Oleh karena itu, harapannya adalah untuk mengusulkan kembali pelaksanaan pengerukan di luar Sungai Kapuas untuk memperlancar transportasi. Harisson juga menekankan pentingnya pengerukan ini bagi kelancaran distribusi logistik di Kalimantan Barat, mengingat kondisi tersebut sangat berpengaruh terhadap keberhasilan sektor perekonomian dan mobilitas warga di daerah tersebut. ANTARA