JAKARTA –
**Borneonews - Medan**, Kalimantan Selatan berhasil melangkah ke babak final dalam kompetisi *efootball* setelah mengandaskan Gorontalo melalui drama adu penalti. Pertandingan diadakan di Medan International Convention Center, Kota Medan, pada hari Selasa. Pada laga pembuka, Kalimantan Selatan yang diwakili oleh Rommy Hadiwijaya, menggunakan klub AC Milan, berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-1 atas Moh. Bayu yang membela Manchester United dari Gorontalo. Pertandingan berlangsung menegangkan, dengan Rommy menunjukkan permainan yang maksimal. Dalam pertandingan kedua, Rommy berkolaborasi dengan M. Noor Rafiqi, dan kali ini mereka memilih Bayern Munchen sebagai klub andalan, sementara Bayu yang dipasangkan dengan M. Akbar tetap menggunakan AC Milan. Meskipun Bayu dan Akbar sempat unggul, Rommy dan Rafiqi berhasil menyamakan kedudukan, memaksa jalannya permainan berlanjut ke perpanjangan waktu. Babak perpanjangan sendiri berlangsung dengan penuh kehati-hatian dari kedua belah tim, tanpa ada gol tercipta. Akibatnya, pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti. Dalam situasi ini, terjadi momen krusial saat Rommy gagal melakukan eksekusi pada tendangannya yang pertama. Di sisi lain, Bayu juga mengalami kegagalan di tendangannya yang ketiga. Pada tendangan penentu, Bayu yang dalam tekanan, gagal melakukan shot dengan tepat, menyebabkan bola melenceng dan menguntungkan Kalimantan Selatan untuk meraih kemenangan dengan skor akhir 4-3. Dengan hasil ini, Kalimantan Selatan berkesempatan untuk melakukan balas dendam terhadap Kalimantan Tengah, tim yang sebelumnya mengalahkan mereka dan mengirim mereka ke lower bracket. Pertandingan final ini juga menjadi ajang perebutan medali emas. Rafiqi menyatakan bahwa perlawanan dari Gorontalo sangat sengit, hingga harus ditentukan melalui adu penalti. Ia menambahkan, "Kami memiliki strategi untuk tetap bermain dengan tenang." Sementara itu, Rommy mengungkapkan tekadnya untuk tampil lebih baik saat kembali berhadapan dengan Kalimantan Tengah. "Saya akan berusaha sebaik mungkin dan semoga Kalimantan Selatan bisa pulang dengan medali emas," ujarnya. Sementara itu, Gorontalo harus puas dengan raihan medali perunggu di nomor *efootball* kali ini. ANTARA