PALANGKARAYA –
**Borneonews - Murung Raya**, Perusahaan besar swasta yang beroperasi di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, menegaskan komitmennya untuk mendukung Gerakan Nasional Lingkaran yang diprakarsai oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Dukungan ini diungkapkan oleh perwakilan dari PT Riung Mitra Lestari, Bintang Muhammad, dalam sebuah kesempatan di Palangka Raya. Bintang menjelaskan bahwa salah satu wujud dukungan tersebut akan direalisasikan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan, atau *Corporate Social Responsibility* (CSR). "Dengan inisiatif CSR terbaru ini, kami berkomitmen untuk memperkuat sistem perlindungan sosial bagi tenaga kerja di area operasi kami," ungkapnya. Gerakan Nasional Lingkaran bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya program jaminan sosial. Hal ini termasuk perlindungan yang layak bagi tenaga kerja di wilayah Murung Raya. Sebagai bagian dari dukungan terhadap inisiatif ini, perusahaan berencana untuk memberikan dukungan CSR kepada BPJS Ketenagakerjaan serta menyelenggarakan berbagai kegiatan edukasi dan sosialisasi bersama lembaga tersebut. Menurut Bintang, perlindungan sosial merupakan hak dasar setiap pekerja. "Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap tenaga kerja mendapatkan perlindungan yang layak," tuturnya. Dukungan ini, menurutnya, mencerminkan komitmen PT Riung Mitra Lestari untuk berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat setempat. Sementara itu, Camat Laung Tuhup, Supriadi, menyatakan harapannya bahwa partisipasi PT Riung Mitra Lestari dapat berkontribusi pada pencapaian tujuan program peningkatan kesejahteraan dan perlindungan ketenagakerjaan di wilayah tersebut. Ia juga mengajak lebih banyak perusahaan yang berinvestasi di Murung Raya untuk turut bergabung dalam program perlindungan sosial ini. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Palangka Raya, Budi Wahyudi, menambahkan bahwa melalui Gerakan Nasional Lingkaran, diharapkan semakin banyak pekerja dan pengusaha yang menyadari pentingnya perlindungan sosial. Ia menyatakan, "Ini adalah langkah penting untuk meningkatkan kesejahteraan dan keamanan tenaga kerja di seluruh Indonesia." ANTARA