BATAM –
**Borneonews - Batam**, Dinas Perikanan (Diskan) Kota Batam, yang terletak di Kepulauan Riau, menegaskan pentingnya masyarakat untuk tidak menyalahgunakan program subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang dirancang khusus bagi nelayan yang benar-benar memerlukannya. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Diskan Batam, Yudi Admajianto, melalui kontak telepon di Batam pada hari Selasa, dengan tujuan untuk menjaga ketertiban dan efektivitas dalam penggunaan subsidi tersebut. Yudi mengimbau agar para nelayan dan masyarakat terkait tidak melakukan penyalahgunaan terhadap subsidi yang telah disediakan. "Kami mengingatkan agar subsidi BBM yang diberikan kepada nelayan tidak disalahgunakan. Setiap bulan, kami secara rutin berkoordinasi dengan pihak Pertamina untuk menentukan kuota BBM yang dibutuhkan," jelasnya. Kuota untuk BBM bersubsidi yang dialokasikan kepada nelayan setiap bulannya berkisar antara 150.000 hingga 200.000 liter. Jumlah ini bergantung pada kebutuhan yang dapat berfluktuasi, yang sering kali dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti kondisi cuaca, termasuk pasang surut laut. Saat periode tertentu, terutama pada bulan April 2024, kebutuhan akan BBM diperkirakan akan meningkat. BBM bersubsidi yang diperuntukkan bagi penggunaan bahan bakar solar dan *pertalite* merupakan hak yang seharusnya dinikmati oleh nelayan. Diskan Batam berkomitmen untuk memfasilitasi para nelayan dengan menerbitkan surat rekomendasi yang dibutuhkan. "BBM bersubsidi adalah hak mereka. Oleh karena itu, kami mendorong para nelayan untuk mendaftar dan mengurus dokumen yang diperlukan serta melakukan pemeriksaan kapal agar bisa mendapatkan surat rekomendasi," tambah Yudi. Hingga bulan Agustus 2024, Diskan Batam telah menerbitkan sebanyak 6.262 surat rekomendasi bagi para nelayan yang memerlukan, di mana 2.859 di antaranya untuk bahan bakar solar dan 3.403 untuk *pertalite*. "Kami berharap agar para nelayan dapat mematuhi peraturan yang sudah ditetapkan, sehingga program ini dapat berlangsung dengan baik dan memberikan manfaat yang optimal bagi mereka," ungkap Yudi lebih lanjut. Diskan Batam berharap agar program subsidi ini dapat tetap berjalan dengan lancar, sehingga para nelayan dapat memanfaatkan bantuan BBM bersubsidi dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. ANTARA