SEMARANG –
**Borneonews - Demak**, Sebanyak 1.200 guru Taman Kanak-Kanak (TK) di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, telah mengikuti pelatihan yang dirancang untuk menciptakan pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai salah satu langkah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah tersebut. Bupati Demak, Eisti'anah, menyatakan keyakinannya bahwa para guru TK di daerah ini penuh semangat dalam mendidik anak-anak agar menjadi individu yang cerdas dan berbudi pekerti. Namun, di tengah tantangan yang semakin kompleks akibat perkembangan zaman, penting bagi guru untuk terus mengasah kemampuan dalam metode pembelajaran. Beliau juga menyoroti bahwa banyak anak-anak di era digital ini cenderung tergantung pada *gadget*. Oleh karena itu, suasana di sekolah perlu diciptakan agar nyaman sehingga anak-anak mau mengikuti pelajaran dengan serius serta merasa senang. Guru-guru TK di kabupaten ini diberi pelatihan dengan tujuan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang menyenangkan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan ketertarikan anak-anak untuk belajar dan bersekolah. Dalam pelatihan ini, guru diharapkan mampu menciptakan suasana yang dulu mungkin terasa tegang, menjadi lebih rileks dan menyenangkan bagi anak-anak. Sehingga, diharapkan anak tidak merasa bosan atau lebih menyukai *gadget* dibandingkan mengikuti pembelajaran di sekolah. Lebih lanjut, Eisti'anah menyampaikan bahwa anak-anak harus diberi kesempatan seluas-luasnya untuk bermain, mengingat konsep pembelajaran di TK adalah bermain sambil belajar. Ia berharap pelatihan ini dapat diterapkan oleh para guru di sekolah, setelah mendapatkan metode aktivitas yang dapat menciptakan suasana hangat dalam kelas. Tujuan dari kegiatan pelatihan ini adalah untuk mengurangi kekakuan dalam proses belajar mengajar, menciptakan interaksi positif, serta mempersiapkan anak-anak agar lebih siap menyerap materi pelajaran. Selain itu, kesuksesan kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Demak untuk meningkatkan minat anak-anak mendaftar ke TK, setelah mengalami penurunan pada tahun sebelumnya. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak, Haris Wahyudi Ridwan, berharap bahwa kompetensi para guru TK dapat meningkat seiring dengan pelatihan ini. Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan jenjang TK, Pemerintah Kabupaten Demak juga sedang memfasilitasi lembaga pendidikan untuk mendapatkan sertifikasi, yang merupakan upaya standarisasi dalam pendidikan. Dari lebih dari seribu TK yang ada di kabupaten ini, sekitar 60 persen sudah mendapatkan sertifikasi. Sertifikasi ini mencakup berbagai aspek, mulai dari sarana dan prasarana sekolah hingga kualitas pengajaran yang diberikan oleh para guru di dalam kelas. ANTARA