BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Manajemen Citimall memberikan bantuan kepada lima PAUD di Kapuas. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat, melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Ini sekaligus mengokohkan kepedulian Citimall terhadap dunia pendidikan.

"Penyerahan bantuan ini sebagai bentuk tanggung jawab sosial kami kepada dunia pendidikan di Kabupaten Kapuas dengan sasaran Pandidikan Anak Usia Dini (PAUD)," kata Dewanto, Manager Citimall Kuala Kapuas, Senin (1/8/2016)

Bantuan CSR lanjut Dewanto, diserahkan kepada guru-guru non Pegawai Negeri Sipil (PNS). Ini program reguler selama 1 semester di pertengahan tahun 2016 bertajuk "Gempita Ceria Citimall berbagi bersama Paud Kelurahan Selat Dalam. "Ini bentuk kepedulian kami terhadap dunia pendidikan terutama tenaga pendidik, bekerja sama dengan pihak Pemerintah di Kekurahan Selat Dalam untuk memberikan data-data jumlah PAUD khususnya di lingkungan Kelurahan Selat Dalam."

Menurut Dewanto, pihaknya baru menjalankan program CSR di Kelurahan Selat Dalam. Ada 5 Paud yang menjadi sasaran bantuan, yaitu Paud Lestari, Paud Puspa Jaya, Paud Buah Hati, Paud Al-Taqwa dan Paud Al Azhar. Lima PAUD itu dipilih berdasarkan rekomendasi pihak Kelurahan Selat Dalam. Rencananya kegiatan ini  berlanjut dan masih fokus di kawasan perkotaan.

"Kami tak hanya memperhatikan dunia pendidikan, tetapi bidang keagamaan juga diberikan bantuan untuk pembangunan masjid. Jadi, bukan saja pendidikan yang kami bantu. Sebelumnya CSR di bidang keagamaan sudah dilaksanakan, memberikan bantuan pembangunan masjid," katanya.

Ia berharap program CSR akan terus berjalan bukan saja di kota tetapi nanti berkelanjutan sebagai bentuk kontribusi keberadaan Citimall untuk membantu pembangunan di daerah dan nantinya kedepan akan ada bantuan untuk sekolah non Muslim dan pembangunan gereja.

"Kami ingin menjadi bagian dari pembangunan di Kabupaten Kapuas sebagai bentuk kontribusi memajukan dan mensejahterakan masyarakat baik di bidang pendidikan, keagamaan dan sosial budaya." katanya. (DJEMMY NAPOLEON/N).