**Borneonews - Cilegon**, Pemerintah Provinsi Banten aktif dalam melaksanakan pembangunan 13 ruas jalan yang kini berada di bawah kewenangan provinsi. Proyek ini ditujukan untuk meningkatkan kondisi jalan hingga mencapai 100 persen.
Penjabat Gubernur Banten, Al Muktabar, menyampaikan dalam acara yang berlangsung di Cilegon, bahwa akses jalan, baik di jembatan kabupaten/kota maupun desa, menjadi salah satu fokus Pemprov Banten. Upaya ini merupakan bagian dari agenda untuk mempercepat pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menambahkan bahwa kebutuhan masyarakat akan jalan lingkungan dan jalan desa menjadi prioritas. Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, Pemprov Banten memberikan dukungan untuk pengelolaan akses ke jalan-jalan tersebut melalui kerja sama dengan pemerintah kabupaten dan kota setempat.
Dalam sepuluh tahun terakhir, sektor transportasi telah mengalami banyak perkembangan, dan berbagai infrastruktur juga telah dibangun untuk mempermudah masyarakat mengakses layanan transportasi yang diperlukan. Al Muktabar juga menyampaikan pentingnya keselamatan dalam perjalanan, yang sejalan dengan peluncuran Pekan Keselamatan Jalan 2024.
Keselamatan sangatlah krusial karena aktivitas sehari-hari terhubung dengan berbagai aspek kehidupan yang lainnya. Pengembangan ekonomi, hubungan sosial, dan konektivitas antarwilayah bergantung pada sarana transportasi yang baik, kata Al Muktabar.
Jalan-jalan yang menjadi wewenang Pemprov Banten meliputi beberapa ruas penting. Di antaranya yaitu jalan Sp Gading Serpong-Serenade-Kebon Nanas; Ciparay-Cikumpay; Gunung Luhur-Cipulus; Cibadak-Padasuka; Behel-Simpang. Selain itu, juga terdapat jalan Cimanying-Jiput; Sumur-Taman Jaya-Ujung Jaya; Warung Selikur-Apa Manuk; Cikande-Garut-Kopo; Baros-Petir; Gunungsari-Tanjung; Jalan Bhayangkara; dan Nyapah-Silebu-Sentul.
Dalam kesempatan tersebut, Al Muktabar juga membacakan amanat dari Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. Dalam amanat tersebut, Hari Perhubungan Nasional dijadikan sebagai momentum refleksi terhadap kontribusi di bidang transportasi untuk bangsa dan negara.
Ia mengajak semua pemangku kepentingan sektor transportasi untuk melihat ulang capaian yang telah diraih selama 10 tahun terakhir serta terus menjaga komitmen terhadap pencapaian ini ke depan.
Sesuaian dengan visi misi Presiden Joko Widodo, yaitu mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berdasarkan gotong royong, sektor transportasi berkomitmen untuk berkolaborasi demi menciptakan konektivitas yang baik. Poin ini sangat penting agar semua daerah di Indonesia dapat terhubung, meraih kemandirian ekonomi, dan berdaulat, tegas Al Muktabar.
ANTARA
Pembangunan 13 Ruas Jalan Provinsi Banten Menuju Kesejahteraan
Bagikan:

BANTEN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Polres Barito Timur Kerahkan 38 Personel Padamkan Karhutla di Murutuwu
Veda Ega Sebut Tugasnya Belum Usai Setelah Berada di Pole Position
Sembilan Hari Risnayati Hilang, Pencarian Terkendala Kabut Asap Karhutla
Indonesia Lampaui Target Emas Asian Para Games 2026
Rian/Daniel ke Final Kudus Indonesia Masters Usai Menang Tiga Gim
Kemnaker Umumkan Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi Korban PHK
Komentar (0)
Memuat komentar…







