**Borneonews - Medan**, Karateka DKI Jakarta, Dewi Nur Wijayanti, mengekspresikan kebahagiaannya setelah berhasil meraih medali emas dalam kompetisi karate. Dewi meraih kemenangan di partai final Kumite Perorangan putri +68 kg melawan atlet tuan rumah, Dessyinta Rakawuni, di Universitas Negeri Medan pada Selasa.
Setelah dinyatakan sebagai pemenang, Dewi terlihat terharu hingga menangis dan segera memeluk staf pelatihnya yang merasa tegang sejak awal pertandingan. Ia mengungkapkan bahwa kemampuannya untuk mengatasi tekanan dari tuan rumah menjadi faktor kunci dalam keberhasilannya meraih medali emas.
"Sangat menegangkan menghadapi lawan yang berasal dari tuan rumah. Suasana penonton di sini terasa sangat bising dan luar biasa. Ketika saya menang, saya tidak menyangka, namun saya bersyukur," ungkap Dewi Nur setelah pertandingan berakhir.
Dalam final yang berlangsung ketat, Dewi berhasil meraih kemenangan dengan skor 9-7. Suara sorakan penonton yang menggema menambah tantangan bagi Dewi. Pertandingan tersebut ditandai dengan perolehan poin yang saling bergantian antara kedua atlet.
"Jika ada suara gemuruh dari penonton, abaikan saja. Yakinlah pada diri sendiri bahwa kita bisa menang," tambahnya.
Menarik untuk dicatat, keikutsertaan di PON kali ini adalah pertama kalinya bagi Dewi. Ia mengaku tidak menyangka dapat meraih medali emas, apalagi lawan-lawannya merupakan atlet yang memiliki pengalaman lebih banyak.
Dewi berharap keberhasilan ini menjadi langkah awal untuk dapat dipanggil mengikuti Pelatnas Karate, yang diharapkan bisa mempersiapkannya untuk kejuaraan dunia di masa depan.
"Setiap atlet pasti ingin berkesempatan masuk Pelatnas. Saya sangat berterima kasih kepada ibu saya, orang tua, tim, dan semua pihak yang telah mendukung saya," ujarnya.
Sementara itu, medali perunggu pada kategori Kumite Perorangan putri +68 kg dimenangkan oleh Ni Made Nada Dwimayanti dari Bali dan Hera Irmandha dari Jawa Tengah.
ANTARA
Dewi Nur Raih Emas di PON, Atasi Tekanan Tuan Rumah dengan Sukses
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Pelatih Minta Persebaya Bermain Agresif saat Hadapi Madura United
Razia Narkoba, 32 Sopir Angkutan Batubara di Barito Timur Jalani Tes Urine
Ganda Putri Isyana/Rinjani Sabet Gelar Juara Indonesia Masters
Arema FC Libas Dewa United 4 Gol Tanpa Balas
Veda Ega Alihkan Fokus ke GP Malaysia Usai GP Australia Batal
Komentar (0)
Memuat komentar…







