TANJUNG SELOR –
**Borneonews - Tarakan**, Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang, menggarisbawahi pentingnya peran perpustakaan desa dalam upaya meningkatkan budaya membaca di kalangan masyarakat. Ia mengemukakan, perpustakaan desa, atau yang sering disingkat *perpusdes*, memiliki peran krusial dalam mengakses informasi, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di daerah-daerah yang minim fasilitas komunikasi. Pada acara penutupan Festival Literasi Kaltara 2024 yang diselenggarakan di Lapangan Aztrada 88, Sei Taiwan, Sebatik, Nunukan, Zainal menekankan harapannya agar setiap desa di Kalimantan Utara dapat memiliki perpustakaan desa. Setidaknya, diharapkan ada taman bacaan masyarakat yang dapat berfungsi sebagai pusat literasi lokal. Inisiatif ini bertujuan untuk merangsang minat baca terutama di daerah terpencil. Festival Literasi Kaltara 2024 sukses diadakan dengan melibatkan partisipasi masyarakat secara aktif sejak pagi. Acara tersebut dimulai dengan senam bersama, pameran produk literasi, gerakan budaya membaca, dan diakhiri dengan berbagai lomba literasi. Hiburan dari Patent Band, Inka Christie, dan Farel Prayoga menambah kemeriahan acara tersebut. Zainal juga memberikan apresiasi kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltara yang telah berhasil menyelenggarakan festival dengan tema “Literasi di Perbatasan”. Ia menyatakan bahwa literasi merupakan hal yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang pada gilirannya akan berkontribusi pada kemajuan daerah. "Kegiatan membaca seharusnya menjadi kebiasaan yang ditanamkan setiap hari. Kebiasaan ini tidak hanya penting saat masa pendidikan, tetapi juga harus berlanjut hingga kita lanjut usia," ungkapnya. Selain itu, Gubernur Zainal memberikan ucapan selamat kepada para pemenang lomba yang diadakan selama festival dan mendorong mereka yang belum berhasil untuk terus berusaha dan tidak menyerah pada perjuangan mereka. Turut hadir dalam acara tersebut Bunda Literasi Kaltara, Hj. Rahmawati Zainal, Kepala DPK Kaltara, Ilham Zain, serta sejumlah pejabat lainnya yang mendukung upaya peningkatan literasi di daerah ini. ANTARA