**Borneonews - Jakarta**, Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohammad Tonny Harjono mengungkapkan bahwa pihaknya menjalin kerja sama dengan berbagai pihak internasional dalam bidang penanganan bencana alam, yang dikenal sebagai *Humanitarian Assistance and Disaster Relief* (HADR). Kerja sama tersebut ditandai dengan keikutsertaan dalam kegiatan Bali *Regional Air and Space Power Forum* 2024 yang berlangsung di Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Bali, pada hari Selasa.
Dalam penjelasannya, Tonny menekankan bahwa kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk memperkuat kesiapan Indonesia dan negara-negara lainnya dalam menghadapi situasi bencana alam yang mungkin terjadi. Wilayah Indonesia, yang terletak di Cincin Api Pasifik, dikenal sebagai daerah yang rentan terhadap bencana alam. Oleh karena itu, pemerintah perlu selalu siap dalam melakukan proses antisipasi dan evakuasi setelah terjadinya bencana dengan memanfaatkan teknologi yang ada.
Tonny menjelaskan lebih lanjut bahwa teknologi dirgantara termasuk *UAV* (Unmanned Aerial Vehicle) dan satelit memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan efektivitas operasi HADR. Teknologi ini dapat digunakan untuk menyelamatkan nyawa serta mengurangi dampak kerusakan yang ditimbulkan oleh bencana.
Dia juga menekankan pentingnya pertukaran informasi dan pengalaman dari pihak luar negeri mengenai teknik-teknik yang efektif dalam mengantisipasi bencana serta menjalankan proses evakuasi yang efisien di lokasi bencana. Forum ini diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia, bersama dengan TNI Angkatan Udara, dan dihadiri oleh lebih dari 200 peserta dari berbagai negara, lembaga internasional, akademisi, serta sektor industri.
Para peserta akan mendapatkan wawasan dari sejumlah pembicara yang membahas topik terkini dalam bidang teknologi dirgantara, termasuk *UAV*, satelit, dan sistem *C4ISR* (Command, Control, Communications, Computers, Intelligence, Surveillance, and Reconnaissance). Teknologi-teknologi ini dinilai krusial dalam mempercepat respons dan koordinasi dalam operasi kemanusiaan saat bencana.
Melalui kegiatan ini, Tonny berharap agar TNI AU dan seluruh pihak yang terlibat dalam penanggulangan bencana di dalam negeri dapat meningkatkan pengetahuan dan pengalaman yang sudah ada, sehingga mampu menjadi lebih siap dan responsif dalam menghadapi bencana di masa yang akan datang.
ANTARA
Kolaborasi TNI AU Dalam Penanganan Bencana Melalui Forum Internasional
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Leo/Daniel Kandas di Semifinal French Open
Polres Barito Timur Kerahkan 38 Personel Padamkan Karhutla di Murutuwu
Veda Ega Sebut Tugasnya Belum Usai Setelah Berada di Pole Position
Sembilan Hari Risnayati Hilang, Pencarian Terkendala Kabut Asap Karhutla
Indonesia Lampaui Target Emas Asian Para Games 2026
Rian/Daniel ke Final Kudus Indonesia Masters Usai Menang Tiga Gim
Komentar (0)
Memuat komentar…







